GREEN INVESTMENT BERBASIS BLUE CARBON: POTENSI PERDAGANGAN KARBON DAN KEBIJAKAN HUKUM DI KAWASAN PESISIR
DOI:
https://doi.org/10.35586/jyur.v12i2.12295Keywords:
Aceh, Blue Carbon , Carbon Trading, Coastal Areas, Green InvestmentAbstract
Indonesia’s coastal ecosystems have strategic potential to support green investment through blue carbon stored in mangroves, seagrass meadows, and coastal wetlands. This article examines the prospects of blue carbon–based carbon trading and the readiness of national and regional legal frameworks, focusing on Aceh. Using normative and exploratory approaches, it finds that despite existing regulations on sustainable investment and carbon economic value, blue carbon development is hindered by overlapping authorities, the absence of a national roadmap, limited technical guidance, and weak incentives and community involvement. The Aceh case shows adaptive initiatives through regional carbon regulation and mangrove restoration based on carbon credits. The article recommends regulatory harmonization, a national blue carbon roadmap, and strengthened fiscal incentives and community-based benefit-sharing mechanisms to support sustainable coastal development and climate mitigation goals.
Downloads
References
Bank, World. “‘Indonesia: Mangroves for Coastal Resilience Project (Project Appraisal Document, PAD4757).’” International Bank for Reconstruction and Development, 2022. https://documents1.worldbank.org/curated/en/793041653404341879/pdf/Indonesia-Mangroves-for-Coastal-Resilience-Project.pdf.
Chandra, Wahyu. ““An Indonesian Rock Star Shines His Light on Mangroves, Urban Farming and More".” Mongabay, 2022. https://news.mongabay.com/2022/09/an-indonesian-rock-star-shines-his-light-on-mangroves-urban-farming-and-more/.
Desa, Suara. “‘Nol Karbon Dan KPH Wilayah III Aceh Bekerjasama Dalam Program Blue Carbon Di Kawasan Mangrove Pesisir Aceh Timur.’” Suara Desa, 2024. https://suaradesa.co/rilis/nol-karbon-dan-kph-wilayah-iii-aceh-bekerjasama-dalam-program-blue-carbon-di-kawasan-mangrove-pesisir-aceh-timur/.
Group, World Bank. ““From Mangroves to Seagrass, Blue Carbon Ecosystems Are Critical to Tackling Climate Change".” Press Release, 2023. https://news.mongabay.com/2022/09/an-indonesian-rock-star-shines-his-light-on-mangroves-urban-farming-and-more/.
———. “‘Planting Mangrove Forests Is Paying Off in Indonesia.’” Press Release, 2023. https://www.worldbank.org/en/news/feature/2023/11/30/planting-mangrove-forests-is-paying-off-in-indonesia.
Pasaribu, Vera Asihna Riris. “Inovasi Kebijakan Green Economy Dalam Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan Di Tengah Krisis Iklim Global.” Perubahan Iklim Dan Pembangunan Berkelanjutan, 2025, 45.
Prasetyo, Benediktus Edho, and Januari Pratama Nurratri Trisnaningtyas. “REDD+ Sebagai Kerangka Pembangunan Berkelanjutan Indonesia: Program Dan Dampak Implementasi Di Tingkat Nasional (2010–2021).” MAKILA 19, no. 1 (2025): 121–36.
Redaksi. “"PT PEMA: Potensi Karbon Sebagai Sumber Pendapatan Aceh Masa Depan”.” Aliansi.ID, 2024. https://aliansi.id/news/pt-pema-potensi-karbon-sebagai-sumber-pendapatan-aceh-masa-depan/
Sihotang, Ficho Marcelo Parluhutan. “Kontribusi Aktor Non-Negara Terhadap Lingkungan Global Melalui Implementasi Pasar Karbon: Penerapan Sistem Registri Nasional-Pengendalian Perubahan Iklim Di Indonesia.” Padjadjaran Journal of International Relations 7, no. 2 (2025): 137–53.
Sinaga, Muhammad Panca Prana Mustaqim, and Zahra Malinda Putri. “Analisis Hukum Green Banking (Sustainable Finance) Berdasarkan POJK Nomor 51/POJK. 03/2017 Pada Bank Bri Syariah.” JUSTLAW: Journal Science and Theory of Law 1, no. 01 (2024): 9–21.
Siregar, Mahendra. “‘Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca Dan Peluang Perdagangan Karbon Di Indonesia.’” In Seminar Nasional. Jambi, 2023.
Wongkar, Etheldreda E.L.T., and et al. Dari Ahli Untuk Bumi: 15 Analisis Pilihan The Conversation Indonesia Seputar Pelestarian Lingkungan. Jakarta: The Conversation Indonesia, 2023.
Yakin, Addinul. “Prospek Dan Tantangan Implementasi Pasar Karbon Bagi Pengurangan Emisi Deforestasi Dan Degradasi Hutan Di Kawasan ASEAN.” In Paper Disampaikan Pada Seminar Nasional “Optimalisasi Integrasi Menuju Komunitas ASEAN, 2015.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Yuridis

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).
Jurnal Yuridis is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

