Pedoman Penulis

PEDOMAN PENULIS

Veteran Journal of Social Impact: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat menerima artikel ilmiah yang memuat hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Artikel harus menyajikan permasalahan mitra, metode pelaksanaan, hasil kegiatan, dampak yang diperoleh, serta peluang keberlanjutan program.

Penulis wajib menyusun naskah sesuai dengan Template Artikel VJSI. Naskah yang tidak mengikuti format dan sistematika jurnal dapat dikembalikan kepada penulis sebelum memasuki proses penelaahan.

1. Ketentuan Umum

  1. Artikel merupakan karya asli penulis, belum pernah dipublikasikan, dan tidak sedang diajukan untuk diterbitkan pada jurnal atau media publikasi lain.
  2. Artikel harus sesuai dengan fokus dan ruang lingkup Veteran Journal of Social Impact.
  3. Naskah ditulis dalam bahasa Indonesia yang baik, jelas, dan sesuai dengan kaidah penulisan ilmiah.
  4. Naskah dikirim dalam format Microsoft Word, yaitu .doc atau .docx.
  5. Panjang artikel antara 9 sampai 13 halaman, termasuk tabel, gambar, catatan kaki, dan daftar pustaka.
  6. Penulis wajib menggunakan template artikel yang telah disediakan oleh jurnal.
  7. Setiap penulis wajib mencantumkan nama lengkap, afiliasi institusi, alamat surat elektronik aktif, dan penulis korespondensi.
  8. Seluruh penulis yang dicantumkan harus memberikan kontribusi nyata terhadap pelaksanaan kegiatan atau penyusunan artikel.

2. Format Penulisan Naskah

Artikel disusun dengan ketentuan sebagai berikut:

  • Ukuran kertas: A4.
  • Format halaman: satu kolom.
  • Margin atas: 3 cm.
  • Margin kiri: 2,5 cm.
  • Margin bawah: 2 cm.
  • Margin kanan: 1,5 cm.
  • Jenis huruf: Book Antiqua.
  • Ukuran huruf isi naskah: 10 pt.
  • Jarak antarbaris: 1 spasi.
  • Istilah atau kata dalam bahasa asing ditulis menggunakan huruf miring atau italic.

3. Judul Artikel

  1. Judul ditulis dalam bahasa Indonesia menggunakan format sentence case.
  2. Judul menggunakan huruf Book Antiqua ukuran 14 pt dan dicetak tebal.
  3. Judul ditempatkan di tengah halaman.
  4. Judul terdiri atas maksimal 14 kata.
  5. Judul harus singkat, jelas, informatif, dan mencerminkan substansi kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
  6. Penulis harus menghindari penggunaan kata atau frasa yang tidak diperlukan.

4. Nama Penulis dan Afiliasi

  1. Nama penulis ditulis secara lengkap tanpa mencantumkan gelar akademik.
  2. Nama penulis menggunakan huruf Book Antiqua ukuran 10 pt dan ditempatkan di tengah halaman.
  3. Afiliasi memuat program studi atau fakultas, nama institusi, dan kota.
  4. Afiliasi ditulis menggunakan huruf Book Antiqua ukuran 9 pt dan ditempatkan di tengah halaman.
  5. Alamat surat elektronik seluruh penulis harus dicantumkan.
  6. Penulis korespondensi diberi tanda bintang (*) dan wajib menggunakan alamat surat elektronik yang aktif.

5. Abstrak

  1. Abstrak ditulis dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.
  2. Masing-masing abstrak terdiri atas 150 sampai 200 kata.
  3. Abstrak ditulis dalam satu paragraf.
  4. Abstrak memuat latar belakang, tujuan, metode pelaksanaan, hasil, dan kesimpulan kegiatan.
  5. Abstrak tidak memuat kutipan, catatan kaki, tabel, gambar, atau daftar pustaka.
  6. Penggunaan singkatan dalam abstrak tidak dianjurkan. Singkatan yang tidak dapat dihindari harus dijelaskan pada penyebutan pertama.
  7. Abstrak menggunakan huruf Book Antiqua ukuran 10 pt dengan jarak 1 spasi.

6. Kata Kunci

  1. Kata kunci terdiri atas 3 sampai 5 kata atau frasa.
  2. Kata kunci disusun berdasarkan urutan alfabet.
  3. Kata kunci ditulis menggunakan huruf kecil, kecuali nama diri atau istilah yang memerlukan huruf kapital.
  4. Setiap kata kunci dipisahkan menggunakan tanda titik koma (;).
  5. Kata kunci harus mencerminkan topik, metode, sasaran, atau substansi utama kegiatan pengabdian.

7. Sistematika Artikel

Artikel disusun dengan sistematika berikut:

  1. Pendahuluan
  2. Metode Pelaksanaan
  3. Hasil dan Pembahasan
  4. Kesimpulan
  5. Daftar Pustaka

8. Pendahuluan

Bagian Pendahuluan ditulis dengan panjang minimal 600 kata. Pendahuluan harus memuat:

  1. Latar belakang pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
  2. Identifikasi permasalahan yang dihadapi oleh mitra atau masyarakat sasaran.
  3. Gambaran kuantitatif mengenai profil, kondisi, dan karakteristik mitra.
  4. Uraian mengenai kondisi dan potensi wilayah dari aspek fisik, sosial, ekonomi, kelembagaan, atau lingkungan yang berkaitan dengan kegiatan.
  5. Potensi yang menjadi dasar penyusunan program atau kegiatan.
  6. Solusi yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan mitra.
  7. Kajian terhadap kegiatan pengabdian atau penelitian terdahulu yang relevan dengan menggunakan minimal empat rujukan.
  8. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
  9. Manfaat yang diharapkan dari pelaksanaan kegiatan.

Pendahuluan harus menunjukkan hubungan yang jelas antara permasalahan mitra, solusi yang ditawarkan, dan tujuan kegiatan. Penulis harus menggunakan data atau informasi yang relevan untuk memperkuat dasar pelaksanaan program.

9. Metode Pelaksanaan

Bagian Metode Pelaksanaan ditulis dengan panjang minimal 600 kata. Bagian ini menjelaskan secara sistematis tahapan kegiatan yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan mitra atau masyarakat sasaran.

Metode Pelaksanaan sekurang-kurangnya memuat:

  1. Pendekatan yang digunakan dalam kegiatan.
  2. Bentuk dan metode pelaksanaan kegiatan.
  3. Alasan pemilihan metode.
  4. Karakteristik dan jumlah peserta atau masyarakat sasaran.
  5. Waktu dan lokasi pelaksanaan kegiatan.
  6. Tahap persiapan kegiatan.
  7. Tahap pelaksanaan kegiatan.
  8. Tahap monitoring dan evaluasi.
  9. Indikator keberhasilan kegiatan.
  10. Teknik pengumpulan dan analisis data hasil kegiatan, apabila digunakan.

Metode pelaksanaan dapat berupa pelatihan, lokakarya, pendidikan, penyuluhan, peningkatan kesadaran, konsultasi, pendampingan, fasilitasi, mediasi, atau metode lain yang sesuai dengan karakteristik kegiatan.

Uraian metode harus cukup rinci agar pembaca dapat memahami dan mereplikasi pelaksanaan program pada kondisi yang sejenis.

10. Hasil dan Pembahasan

Bagian Hasil dan Pembahasan ditulis dengan panjang minimal 1.700 kata. Bagian ini menyajikan proses pelaksanaan kegiatan, hasil yang diperoleh, serta analisis terhadap tingkat keberhasilan program.

Hasil dan Pembahasan harus memuat:

  1. Uraian sistematis mengenai rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan.
  2. Hasil atau luaran yang diperoleh dari setiap tahapan kegiatan.
  3. Perubahan yang terjadi pada mitra atau masyarakat sasaran.
  4. Manfaat kegiatan terhadap peningkatan pengetahuan, keterampilan, sikap, kondisi sosial, ekonomi, lingkungan, atau kelembagaan.
  5. Tingkat ketercapaian tujuan berdasarkan indikator keberhasilan yang telah ditetapkan.
  6. Hasil evaluasi kegiatan.
  7. Hubungan antara hasil kegiatan dan teori, penelitian, atau kegiatan pengabdian terdahulu yang relevan.
  8. Keunggulan dan keterbatasan program.
  9. Tantangan yang dihadapi selama pelaksanaan kegiatan.
  10. Peluang keberlanjutan dan pengembangan program pada masa mendatang.

Penulis dapat melengkapi bagian ini dengan dokumentasi kegiatan, foto, tabel, grafik, bagan, produk, modul, atau bentuk luaran lain yang mendukung hasil pengabdian kepada masyarakat.

11. Tabel, Gambar, dan Dokumentasi

  1. Tabel dan gambar hanya digunakan apabila mendukung penjelasan hasil kegiatan.
  2. Tabel dan gambar diberi nomor secara berurutan sesuai kemunculannya dalam naskah.
  3. Judul tabel ditempatkan di atas tabel.
  4. Judul gambar, grafik, bagan, atau foto ditempatkan di bawah objek.
  5. Setiap tabel dan gambar harus dirujuk dalam isi artikel.
  6. Penulis wajib mencantumkan sumber tabel, gambar, grafik, atau foto yang berasal dari pihak lain.
  7. Foto kegiatan harus jelas, relevan, dan tidak melanggar hak privasi peserta.
  8. Penulis bertanggung jawab memperoleh persetujuan penggunaan dokumentasi yang menampilkan identitas peserta.

12. Kesimpulan

Bagian Kesimpulan ditulis dalam bentuk paragraf dengan panjang minimal 200 kata. Kesimpulan tidak ditulis menggunakan penomoran atau poin-poin.

Kesimpulan harus memuat:

  1. Ringkasan hasil pelaksanaan kegiatan berdasarkan tujuan dan luaran program.
  2. Capaian utama kegiatan.
  3. Manfaat yang diperoleh mitra atau masyarakat sasaran.
  4. Dampak jangka pendek dan potensi dampak jangka panjang.
  5. Hambatan atau kendala yang dihadapi selama pelaksanaan kegiatan.
  6. Upaya yang telah dilakukan untuk mengatasi hambatan.
  7. Rekomendasi untuk pengembangan atau keberlanjutan program.

Kesimpulan tidak boleh sekadar mengulang uraian hasil dan pembahasan. Penulis harus menyampaikan inti capaian kegiatan secara jelas dan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.

13. Sitasi dan Catatan Kaki

  1. Setiap sumber yang digunakan dalam artikel harus dicantumkan melalui catatan kaki atau footnote.
  2. Catatan kaki harus ditulis secara konsisten sesuai dengan gaya sitasi yang ditetapkan oleh jurnal.
  3. Kutipan langsung wajib mencantumkan nomor halaman sumber.
  4. Penulis harus memastikan bahwa setiap sumber dalam catatan kaki tercantum dalam daftar pustaka.
  5. Sumber yang tidak pernah dirujuk dalam isi artikel tidak boleh dicantumkan dalam daftar pustaka.
  6. Jumlah referensi yang digunakan dalam satu artikel minimal 10 sumber.

14. Daftar Pustaka

  1. Daftar pustaka hanya memuat sumber yang benar-benar dirujuk dalam artikel.
  2. Setiap sumber yang dicantumkan dalam daftar pustaka harus memiliki sitasi pada isi naskah.
  3. Penulis disarankan menggunakan minimal 80% referensi primer.
  4. Referensi primer dapat berupa artikel jurnal, prosiding, laporan penelitian, paten, standar, dokumen resmi, atau buku yang memuat hasil penelitian.
  5. Referensi primer diutamakan berasal dari publikasi yang terbit dalam lima tahun terakhir.
  6. Penggunaan referensi sekunder dibatasi maksimal 20%.
  7. Referensi sekunder dapat berupa buku, bahan ajar, atau situs web resmi yang kredibel.
  8. Secara keseluruhan, sumber yang digunakan diutamakan berasal dari publikasi dalam sepuluh tahun terakhir.
  9. Peraturan perundang-undangan, dokumen kebijakan, atau dokumen resmi dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan pembahasan.
  10. Daftar pustaka harus ditulis secara konsisten sesuai dengan gaya sitasi jurnal.

15. Etika Penulisan dan Publikasi

  1. Penulis bertanggung jawab atas keaslian dan kebenaran isi artikel.
  2. Penulis dilarang melakukan plagiarisme, fabrikasi data, falsifikasi data, manipulasi dokumentasi, atau duplikasi publikasi.
  3. Data, hasil evaluasi, dokumentasi, dan informasi mengenai mitra harus disampaikan secara jujur dan dapat dipertanggungjawabkan.
  4. Penulis wajib menjaga kerahasiaan data pribadi peserta atau masyarakat sasaran.
  5. Setiap bentuk dukungan pendanaan, kerja sama, atau potensi konflik kepentingan harus disampaikan secara terbuka kepada editor.
  6. Apabila kegiatan melibatkan kelompok rentan atau data pribadi, penulis harus memastikan bahwa kegiatan telah dilaksanakan dengan memperhatikan persetujuan, keamanan, dan kepentingan peserta.

16. Proses Pengiriman Naskah

  1. Penulis harus melakukan registrasi dan masuk ke laman OJS Veteran Journal of Social Impact.
  2. Penulis memilih menu pengiriman naskah baru atau new submission.
  3. Penulis mengunggah naskah yang telah disusun berdasarkan template jurnal.
  4. Penulis mengisi metadata artikel secara lengkap, termasuk judul, abstrak, kata kunci, nama penulis, afiliasi, dan alamat surat elektronik.
  5. Nama dan urutan penulis pada metadata OJS harus sama dengan nama dan urutan penulis pada naskah.
  6. Penulis wajib memeriksa kembali seluruh data sebelum menyelesaikan proses pengiriman.
  7. Seluruh komunikasi editorial dilakukan melalui OJS atau alamat surat elektronik resmi jurnal.

17. Daftar Periksa Sebelum Pengiriman

Sebelum mengirimkan artikel, penulis harus memastikan bahwa:

  • Naskah sesuai dengan fokus dan ruang lingkup jurnal.
  • Naskah merupakan karya asli dan tidak sedang diajukan ke jurnal lain.
  • Naskah telah menggunakan template VJSI.
  • Panjang naskah antara 9 sampai 13 halaman.
  • Judul terdiri atas maksimal 14 kata.
  • Abstrak tersedia dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.
  • Masing-masing abstrak terdiri atas 150 sampai 200 kata.
  • Kata kunci terdiri atas 3 sampai 5 kata atau frasa.
  • Pendahuluan terdiri atas minimal 600 kata.
  • Metode Pelaksanaan terdiri atas minimal 600 kata.
  • Hasil dan Pembahasan terdiri atas minimal 1.700 kata.
  • Kesimpulan terdiri atas minimal 200 kata.
  • Sitasi telah ditulis menggunakan catatan kaki.
  • Artikel menggunakan minimal 10 referensi.
  • Seluruh sumber dalam daftar pustaka telah dirujuk dalam isi artikel.
  • Nama, afiliasi, dan alamat surat elektronik seluruh penulis telah dicantumkan dengan benar.
  • Tabel, gambar, foto, dan grafik telah diberi nomor, judul, dan sumber.
  • Penulis telah memeriksa tata bahasa, ejaan, sitasi, dan kelengkapan naskah.

Catatan: Dewan Editor berhak mengembalikan naskah yang tidak sesuai dengan template, pedoman penulisan, fokus dan ruang lingkup jurnal, atau ketentuan etika publikasi.