HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK DENGAN KECEMASAN PRE OPERASI PADA ANAK

Penulis

  • Endang Mei Yunalia Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Kadiri, Indonesia
  • Idola Perdana Sulistyoning Suharto Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Kadiri, Indonesia
  • Achmad Wahdi Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Kadiri, Indonesia
  • Ristiyani Kurnia Dewi Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Kadiri, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.52020/jkwgi.v10i2.14130

Abstrak

Operasi merupakan tindakan medis dengan menggunakan prosedur invasif. Prosedur invasif pada anak menyebabkan anak lebih rentan mengalami kecemasan, terutama sebelum dilakukannya tindakan operasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan komunikasi terapeutik dengan kecemasan pre operasi pada anak. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasi dilakukan secara cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh orangtua pasien di ruang anak pada bulan November 2025 – Februari 2026 dan jumlah sampel penelitian sebanyak 61 responden, yang ditentukan dengan menggunakan tekhnik purposive sampling. Pengambilan data menggunakan instrumen berupa kuesioner komunikasi terapeutik dan Modifikasi Spence Children’s Anxiety Scale – Parent   version. Hasil penelitian yang didapatkan yaitu bahwa hampir seluruh responden yang menyatakan bahwa komunikasi terapeutik perawat dalam kategori baik, maka anak menalami kecemasan kategori sedang, yaitu sebanyak 50 responden (81,9%). Berdasarkan hasil uji analisis spearman rank rho didapatkan p value = 0,000 <α = 0,05, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima, artinya ada hubungan komunikasi terapeutik dengan kecemasan pre operasi pada anak.

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-08