A APLIKASI TRANSITION THEORY TERHADAP ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN DIABETES MELLITUS DALAM PERENCANAAN PULANG MODEL LIMALINK-30

Penulis

  • Aulia Finaryati Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta
  • Herlina Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta
  • Diah Ratnawati Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta

Abstrak

Transition Theory dari Afaf Ibrahim Meleis menjelaskan mengenai respon terhadap situasi sehat dan sakit. Teori transisi memberikan kerangka kerja untuk memahami perubahan yang dialami pasien ketika beralih dari kondisi sehat ke sakit dan sebaliknya. Teori ini memberikan wawasan mengenai penyesuaian  secara fisik, psikologis dan sosial. Transisi situasional dari rumah sakit ke rumah memerlukan perencanaan pulang yang baik. Artikel ini membahas mengenai penerapan teori transisi terhadap perencanaan pulang model LIMALink-30 pada pasien Diabetes Melitus. Model LIMALink-30 menekankan keterlibatan pasien dan keluarga dalam kesiapan perencanaan pulang dan penguatan intervensi motivasi untuk mengurangi readmisi rumah sakit. Artikel ini mengintegrasikan konsep hakikat transisi, kondisi transisi dan pola respon terhadap perencanaan pulang yang holistik. Integrasi model ini dengan teori transisi membantu perawat memahami kebutuhan pasien dalam menjalani perawatan di rumah. Temuan ini memberikan kerangka kerja bagi perawat untuk mengelola pasien Diabetes Melitus sejak pasien masuk rawat inap hingga pasien menjalani pengobatan di rumah. Model ini menekankan pentingnya rencana perawatan yang terkoordinasi dengan baik. Koordinasi meliputi edukasi, dukungan emosional dan pemantauan berkelanjutan. Hasil akhirnya adalah meningkatkan kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan dan mengurangi readmisi.

Biografi Penulis

Aulia Finaryati, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta

Perawat di Instalasi gawat Darurat Rumah Sakit Fatmawati

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-16