Teknologi Tepat Guna Ramah Lingkungan: Pemanfaatan Flood Warning Alarm Sebagai Sistem Peringatan Yang Berkelanjutan
DOI:
https://doi.org/10.33822/jwm.v2i1.13524Kata Kunci:
Flood Warning Alarm, Sistem Peringatan Dini, Banjir, Mitigasi BencanaAbstrak
Banjir merupakan ancaman utama di Provinsi Aceh, khususnya di daerah seperti Kota Subulussalam, yang sering mengalami kerugian material dan korban jiwa akibat keterlambatan sistem peringatan dini. Penelitian ini bertujuan mengembangkan prototipe flood warning alarm ramah lingkungan, dengan indikator multilevel dan notifikasi suara untuk meningkatkan efektivitas mitigasi banjir. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, meliputi analisis kebutuhan, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi sistem. Prototipe menggunakan sensor ketinggian air, panel surya, baterai cadangan, LED indikator bertingkat, buzzer, serta modul GSM untuk notifikasi. Hasil pengujian menunjukkan sistem mampu memberikan peringatan dini secara akurat dan real-time, tetap beroperasi saat listrik padam, serta mudah dioperasikan dan dirawat. Implementasi sistem ini berpotensi mengurangi emisi karbon, menekan biaya hingga 40% dibandingkan sistem konvensional, dan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap banjir. Flood warning alarm ini menjadi solusi berkelanjutan dalam mitigasi risiko banjir dan mendukung perlindungan lingkungan.
Referensi
Erni, S., Dewi, L., & Edi, K. (2015). Pembelajaran Kebencanaan Bagi Masyarakat Di Daerah Rawan Bencana Banjir dan Berangin Kota Semarang. Forum Ilmu Sosial, 42(2), 184–195.
Findayani, A., & Artikel, S. (2015). Kesiap Siagamaan Masyarakat Dalam Penanggulangan Banjir Di Kota Semarang. Jurnal Geografi, 12(1), 103–114.
Iqbal, M., Rosadi, A., & Andana, K. (2022). Perancangan Sistem LoT Untuk Deteksi Dini Banjir Berbasis Sensor Water Level Menggunakan Platform Blynk. Jurnal Ilmiah Computing Insight, 4(1), 18–28.
Munaf, D. R., Suseno, T., Rizaldi, I. J., & Badar, A. M. (2008). Peran Teknologi Tepat Guna Untuk Mastyarakat Daerah Perbatasan. Jurnal Sosioteknologi, 13(7), 329–333.
Nofrialdi, R., & Ikhsan, I. (2023). Rancang Bangun Monitoring dan Peringatan Dini Banjir Berbasis Internet Of Things (IoT) di Pusdaplops PB BPBD Sumatera Barat. Jurnal Pustaka Robot Sister (Jurnal Pusat Akses Kajian Robotika, Sistem Tertanam, Dan Sistem Terdistribusi), 1(1), 1–5. https://doi.org/10.55382/jurnalpustakarobotsister.v1i1.322
Nurlaili, D., Maulidya, A. Q., Halimatusa, N., & Maulidah, atul. (2021). Perancangan Flood Warning Alarm Sederhana Dengan Indikator Ketinggian Berbasis Tenaga Panel Surya. DIFFRACTION: Journal for Physics Education and Applied Physics , 3(2), 36–41. http://jurnal.unsil.ac.id/index.php/Diffraction
Putri, I. (2022). Kesiapsiapgaan Masyarakat Cempaka Terhadap Permasalahan Lingkungan Bencana Banjir Akibat Hujan Deras dan Ulah Manusia. Pendidikan Lingkungan Hidup-AKBK3308, 1(1), 1–10.
Sabir, A., & Phil, M. (2016). Gambaran Umum Persepsi Masyarakat Terhadap Bencana di Indonesia. Jurnal Ilmu Ekonomi Dan Sosial, 5(3), 304–326.
Sabran, A. M., & Suwardoyo, U. (2024). Prototipe Notifikasi Banjir Berbasis IoT. JURNAL SINTAKS LOGIKA, 4(3), 80–100. https://jurnal.umpar.ac.id/index.php/sylog
Yutantri, V., Suryandari, R. Y., Putri, M. N., & Widyawati, L. F. (2023). Persepsi Masyarakat terhadap Faktor-Faktor Penyebab Banjir di Perumahan Total Persada Raya Kota Tangerang. Journal of Regional and Rural Development Planning, 7(2), 199–214. https://doi.org/10.29244/jp2wd.2023.7.2.199-214
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Fadhilah Aini, Nurul Husna, Mutia Hidayati

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

