Kajian Model U- Curve Terhadap Fenomena Adaptasi Pedagang Asli dengan Pedagang Pendatang di Kawasan Kalijodo Jakarta

Maria Febiana Christanti, Puri Bestari Mardani

Sari


Penelitian ini mengulas proses adaptasi antara pedagang asli dan pendatang pada fenomena penataan kawasan Kalijodo. Penelitian ini penting untuk melihat bahwa proses adaptasi dapat membantu penyelesaian konflik identitas budaya berbeda. Peneliti menggunakan model U-Curve dari Sverre Lysgaard yang menekankan proses adaptasi sebagai proses berkelanjutan dan fokus kepada pendatang (mereka yang bermigrasi). Penelitian ini menggunakan paradigma interpretive dengan metode studi kasus.. Hasil penelitian ini mengungkap bahwa para pedagang kalijodo melewati fase honeymoon di mana pedagang lama dan baru merasa kawasan lebih tertata dan tidak kumuh. Ketika masuk dalam fase kejutan budaya merupakan masa-masa terberat, terutama konflik timbul soal kepentinggan kekuasaan dan ekonomi. Pada fase penyesuaian mereka menemukan kenyamanan ketika melalukan akomodasi dalam berkomunikasi. Proses adaptasi berjalan terutama di mana pendatang baru berupaya untuk menyesuaikan aturan dan identitas budaya pedangang lama.


Kata Kunci


U-Curve Model, Adaptation Process, Culture Shock, Intercultural Communication

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Creswell, John W & Poth, Cheryl, N. (2018). Qualitative Inquiry & Research Design, Choosing Among Five Approaches 4th Edition. SAGE Publication.

Graham, C., & Ruiz Pozuelo, J. (2017). Happiness, stress, and age: how the U curve varies across people and places. Journal of Population Economics, 30(1), 225–264. https://doi.org/10.1007/s00148-016-0611-2

Gudykunst, W. B. (2003). Cross-Cultural and Intercultural Communication. Thousand Oaks, CA:Sage.

Judith N. Martin, Nakayama, T. K. (2022). Intercultural Communication in Contexts (8th ed.). McGraw-Hill.

Kim, Y. Y., & Gudykunst, W. B. (2013). Teaching intercultural communication. In Teaching Communication: Theory, Research, and Methods.

Mardani, P. B., & Christanti, M. F. (2020). Culture clash : conflict and its management (case : the kalijodo merchant). International Journal of Multicultural and Multireligious Understanding, 7(1), 1–9. https://doi.org/10.18415/ijmmu.v6i1.1042

Martin, J. N., & Nakayama, T. K. (2018). Intercultural Communication in Context Seventh Edition. McGraw-Hill Education.

Neuliep, J. W. (2018). Intercultural Communication A Contextual Approoach (7th ed.). SAGE Publication.

Neuliep, J. W., & Johnson, M. (2016). A cross-cultural comparison of Ecuadorian and United States face, facework, and conflict styles during interpersonal conflict: An application of face-negotiation theory. Journal of International and Intercultural Communication, 9(1), 1–19. https://doi.org/10.1080/17513057.2016.1120844

Patton, M. Q. (2014). Qualitative Research & Evaluation Methods. SAGE Publication.

Sarbaugh, L. E. (1984). Communicating with strangers: An approach to intercultural communication. International Journal of Intercultural Relations. https://doi.org/10.1016/0147-1767(84)90030-0

Setyo Utami, L. (2015). Teori-Teori Adaptasi Antar Budaya. Jurnal Komunikasi Untar, 7(2), 180–197.

Ting‐Toomey, S. (2017). Identity Negotiation Theory. In The International Encyclopedia of Intercultural Communication. https://doi.org/10.1002/9781118783665.ieicc0039




DOI: http://dx.doi.org/10.33822/jep.v5i2.4648

Article Metrics

Sari view : 77 times
PDF - 56 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by-nc4.footer##

Terindex : 

        


Creative Commons License


This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UPN Veteran Jakarta