HUBUNGAN WORK BURNOUT DAN MICROSLEEP DENGAN KECELAKAAN KERJA PADA OPERATOR DUMP TRUCK JUPITER MINING OPERATION DIVISION PT X
Abstrak
Latar Belakang: Masalah Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) yang kurang terimplementasi dengan baik secara umum mengakibatkan 2 juta pekerja mengalami kecelakaan kerja. Di Indonesia terdapat 414 kasus kecelakaan kerja yang terjadi di setiap harinya. Kecelakaan kerja dapat dipicu oleh kelelahan kerja atau burnout baik dari segi fisik, mental, maupun psikis yang berlebih dan microsleep. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan burnout dan microsleep dengan kecelakaan kerja pada operator dump truck Jupiter Mining Operation Division PT X.
Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Penentuan sampel menggunakan metode purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner secara langsung dengan jumlah sampel sebanyak 70 responden. Data dianalisis menggunakan uji Spearman Rank
Hasil: Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan antara burnout dengan kecelakaan kerja ditemukan hasil p value = 0,001 dan hubungan microsleep dengan kecelakaan kerja ditemukan p value = 0,001.
Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara burnout dan kecelakaan kerja dan terdapat hubungan antara microsleep dengan kecelakaan kerja. Implikasi dalam penelitian ini menunjukkan bahwa perlu dilakukan pengoptimalan dalam manajemen burnout dan microsleep dalam menurunkan angka kecelakaan kerja, disarankan agar perusahaan dapat melakukan observasi pada jam kritis terjadinya burnout dan microsleep, mengadakan program stretching ringan, dan meningkatkan manajemen layanan kesehatan dan kesadaran pekerja mengenai manajemen tidur yang baik bagi pekerja shift
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Health Safety Environment

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
