ASUHAN KEPERAWATAN PADA ANAK DENGAN DENGUE HEMMORHAGIC FEVER (DHF) : SEBUAH STUDY KASUS

Penulis

  • Shinta Noveby Setyadevi Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
  • Rokhaidah Rokhaidah UPN Veteran Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.52020/jkwgi.v4i2.1825

Kata Kunci:

keperawatan Anak

Abstrak

Abstrak

 

Demam berdarah dengue (DBD) adalah infeksi virus yang disebabkan oleh virus dengue, yang ditularkan melalui nyamuk aedes aegephty. DBD dimasukkan ke dalam kategori acara luar biasa di Indonesia. Di Rumah Sakit Umum Daerah Pasar Minggu, 5,4% anak-anak menderita DBD, yang dapat menyebabkan komplikasi dan kematian jika tidak dirawat dengan cepat. Metode: Pengumpulan data dilakukan dengan metode deskriptif yang mengarah pada studi kasus melalui wawancara, observasi, studi dokumen dalam tinjauan pustaka, yang diadakan pada Februari 2019, berlokasi di RSUD Pasar Minggu. Hasil: Ada beberapa perbedaan yang ditemukan dalam perbandingan dengan teori. Dalam hal ini, tidak ada tes peturniia atau tes torniket positif (> 20 tempat) yang ditemukan, dalam penilaian 3 hari, 5 dari 8 diagnosis ditemukan. Dalam pembuatan rencana, membangun kepercayaan dan pengamatan umum tidak sesuai dengan teori yang terkandung dalam NIC (2016) yang terkait dengan tujuan memulai hubungan baik dan mengamati status kesehatan, dalam implementasi, ada implementasi yang tidak sesuai dengan rencana keperawatan yang terkandung dalam NIC (2016). Kesimpulan: Asuhan keperawatan dilakukan dengan hati-hati untuk mencapai tujuan yang diharapkan berdasarkan kriteria yang ditentukan melalui proses penilaian, mengelompokkan analisis data dengan benar sehingga penentuan diagnosis dapat dilakukan dengan benar, perumusan perencanaan disesuaikan dengan kriteria hasil yang dicapai, tindakan implementasi dilakukan sesuai dengan prioritas penyakit dan perencanaannya, dan evaluasi dilakukan melalui proses evaluasi dan evaluasi hasil.

 

Kata kunci: Anak, DHF, Asuhan, Keperawatan

 

ABSTRACT (11 pt)

Dengue haemorrhagic fever (DHF) is a viral infection caused by the dengue virus, transmitted through aedes aegephty mosquitoes. DHF is included into  category of extraordinary events in Indonesia. In Pasar Minggu Regional General Hospital, 5.4% children suffer from DHF, which can cause complications and death if not treated quickly. Methods: Data collection is done by descriptive method that leads to case studies through interviews, observations, documents studies in library review, held in February 2019, located at RSUD Pasar Minggu. Result: There are several differences found in the comparison with the theory. In the case, no petechiae or positive tourniquet test (> 20 places) founded, in 3 days assessment, 5 out of 8 diagnosis is founded. In plan makings, building trust and general observation is not in accordance with the theory contained in the NIC (2016) which is related to the purpose of starting good relationship and observing health status, in implementing, there are implementation that is not in accordance with the nursing plans contained in the NIC (2016). Conclusion: Nursing care is done carefully to achieve the expected goals based on the criteria determined through the assessment process, grouping the data analysis properly so the determination of diagnoses can be done correctly, the formulation of planning is adjusted to the results criteria achieved, the actions of implementation is carried out in accordance with disease priority and its planning, and evaluation is carried out through evaluation process and outcome evaluation.

Keywords:  DHF, Children, caring, nursing

Referensi

(1) Kumar, K., Singh, P. K., Tomar, J., & Baijal, S. 2010. Dengue: epidemiology, prevention and pressing need for vaccine development. Asian Pacific Journal of Tropical Medicine, vol 3 No 12, Desember 2010. doi:10.1016/s1995-7645(11)60017-5 diakses 14 maret 2019. https://www.researchgate.net/publication/251721163_Dengue_Epidemiology_prevention_and_pressing_need_for_vaccine_development

(2) Kementerian Kesehatan RI. 2018. Sekretariat Jenderal Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2017. Jakarta : Kementerian Kesehatan RI.

(3) Johansson, M. A., Dominici, F., & Glass, G. E. 2009. Local and Global Effects of Climate on Dengue Transmission in Puerto Rico. PLoS Neglected Tropical Diseases, Vol 3 No. 2, e382, Febuari 2009. doi:10.1371/journal.pntd.0000382

(4) Candra, A. 2010.Demam Berdarah Dengue: Epidemiologi, Patogenesis, dan Faktor Risiko Penularan. Aspirator, Vol. 2 No. 2, Tahun 2010. doi 10.22435/aspirator.v2i2.2951 diakses Pada 14 maret 2019. https://www.neliti.com/id/publications/53636/demam-berdarah-dengue-epidemiologi-patogenesis-dan-faktor-risiko-penularan

(5) Leovani, V.,Sembiring, LP., & Winarto. 2015.Gambaran klinis dan komplikasi pasien demam berdarah dengue derajat iii dan iv di bagian penyakit dalam rsud arifin achmad provinsi riau periode 1 januari 2012 –31 desember 2013. Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Kedokteran, Volume 2 No. 2, Oktober 2015. Diakses pada 18 maret 2019. https://www.neliti.com/id/publications/185356/gambaran-klinis-dan-komplikasi-pasien-demam-berdarah-dengue-derajat-iii-dan-iv-d

(6) WHO. 2009. Dengue guidelines for diagnosis, treatment, prevention and control New edition 2009. France : WHO Library Cataloguing-in-Publication Data.

(7) Dinas Kesehatan Kota Depok. 2018. Profil Dinas Kesehatan Kota Depok 2017. Depok : Dinas Kesehatan Kota Depok.

(8) Pangaribuan, A., Prawirohartono, EP., & Laksanawati, IS. 2014. Faktor Prognosis Kematian Sindrom Syok Dengue. Jurnal Sari Pediatri, Vol. 15 No. 5, Februari 2014. doi 10.14238/sp15.5.2014.332-40.

(9) Khadijah, A.N., Utama, I.M.G.D.L. 2017. Gambaran Gejala Klinis Demam Berdarah Dengue pada Anak di RSUP Sanglah, Denpasar Selama Bulan Januari-Desember 2013. E-Jurnal Medika Udayana, Vol 6 No.11, November 2017. ISSN 2303-1395. Diakses pada 20 Maret 2019. https://ojs.unud.ac.id/index.php/eum/article/view/35071

(10) Soedarto. 2012.Demam Berdarah Dengue Dengue Haemorragic Fever. Jakarta : CV Sagung Seto.

(11) Megariani, Mariko, R., Alkamar, A., & Putra, AE. 2014. Uji Diagnostik Pemeriksaan Antigen Nonstruktural 1 untuk Deteksi Dini Infeksi Virus Dengue pada Anak. Sari Pediatri , Vol. 16, No. 2, Agustus 2014. Diakses pada tanggal 21 Maret 2019. https://saripediatri.org/index.php/sari-pediatri/article/download/188/48

(12) Rini, D.P & Aryati. 2010. Sd dengue duo® (ns1, igg, igm) rapid test dalam menunjang diagnosis infeksi virus dengue. Indonesian Journal of Clinical Pathology and Medical Laboratory, Vol 16 No 2, Maret 2010. DOI: 10.24293/ijcpml.v16i2.980.

(13) Tandean, M., 2009. Masalah Dengue di Indonesia. Jurnal Kedokteran Meditek, Vol 16 No 42, September-Desember 2009. Diakses pada tanggal 24 Maret 2019. http://ejournal.ukrida.ac.id/ojs/index.php/Ked/article/view/198/194

(14) Budiono. 2016. Konsep Dasar Keperawatan, Modul Bahan Ajar Cetak Keperawatan. Jakarta : Pusdik SDM.

Unduhan

Diterbitkan

2020-09-30