Optimalisasi Kualitas Tidur Perawat Shift Malam melalui Strategic Napping: Studi Manajemen Keperawatan di Rumah Sakit Pendidikan

Penulis

  • Ilham Cahyo Nugroho Program Studi Magister Ilmu Keperawatan Peminatan Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan, Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia
  • Hanny Handiyani Departemen Dasar Keperawatan dan Keperawatan Dasar, Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat
  • Hening Pujasari Departemen Dasar Keperawatan dan Keperawatan Dasar, Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.52020/jkwgi.v10i2.15533

Abstrak

Kualitas tidur perawat merupakan salah satu determinan penting dalam menjaga keselamatan pasien, kualitas pelayanan, dan produktivitas tenaga kesehatan. Sistem kerja shift, terutama dinas malam, menyebabkan gangguan ritme sirkadian yang berdampak pada meningkatnya kelelahan, penurunan fungsi kognitif dan risiko kesalahan klinis. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran strategis manajemen keperawatan dalam optimalisasi kualitas tidur perawat di ruang rawat inap RS X. Penelitian menggunakan metode laporan kasus (case report) melalui pendekatan pengkajian manajemen keperawatan yang dilakukan pada April–Mei 2026. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan Nurse Unit Manager (NUM), observasi lingkungan kerja dan penyebaran kuesioner kepada perawat rawat inap. Analisis dilakukan menggunakan pendekatan SWOT dan fishbone untuk mengidentifikasi akar masalah terkait kualitas tidur perawat. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingginya beban kerja, rasio perawat-pasien yang tidak seimbang, dominasi perawat dengan masa kerja kurang dari dua tahun, serta belum optimalnya implementasi program fatigue management menjadi faktor utama penurunan kualitas tidur perawat. Manajemen keperawatan memiliki peran strategis melalui fungsi perencanaan, pengorganisasian, ketenagaan, pengarahan, dan pengendalian dalam mengembangkan program strategic Napping, pengaturan jadwal kerja adaptif, serta penguatan sleep hygiene. Implementasi perubahan dilakukan menggunakan pendekatan Kotter’s Eight-Step Change Model melalui penyusunan program strategic Napping dan edukasi manajemen kelelahan. Intervensi ini berkontribusi terhadap peningkatan kesadaran perawat mengenai pentingnya kualitas tidur serta mendukung budaya keselamatan pasien. Penelitian menyimpulkan bahwa optimalisasi kualitas tidur perawat memerlukan dukungan manajemen keperawatan yang sistematis, berbasis bukti dan berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga keperawatan sekaligus mutu pelayanan kesehatan.

Kata kunci: kualitas tidur, manajemen keperawatan, strategic Napping, fatigue management, perawat shift malam.

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-08