Asuhan Keperawatan pada Lansia dengan Hiperurisemia: Perspektif Gerontologis dari Puskesmas Lepo-Lepo, Kota Kendari

Penulis

  • Sri Susanty Program Studi Pendidikan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Halu Oleo, Kendari
  • Sitti Aura Nur Rahma Ahmad Program Studi Pendidikan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Halu Oleo, Kendari

DOI:

https://doi.org/10.52020/jkwgi.v10i2.14194

Abstrak

Latar Belakang: Hiperurisemia merupakan kondisi yang ditandai dengan peningkatan kadar asam urat dalam darah yang berpotensi menimbulkan nyeri sendi serta gangguan mobilitas. Kondisi ini lebih sering ditemukan pada kelompok lansia dan berkontribusi terhadap penurunan kualitas hidup. Rendahnya tingkat pengetahuan serta pengelolaan kesehatan yang belum optimal dapat memperburuk kondisi pasien dan meningkatkan risiko terjadinya komplikasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas asuhan keperawatan gerontologi dalam menurunkan intensitas nyeri serta meningkatkan mobilitas pada pasien dengan hiperurisemia di Poli Lansia Puskesmas Lepo-Lepo, Kota Kendari. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, serta studi dokumentasi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan intensitas nyeri dari skala 7/10 menjadi 3/10 setelah pemberian intervensi keperawatan. Selain itu, terjadi peningkatan kemampuan mobilisasi yang ditandai dengan kemampuan pasien untuk berjalan secara mandiri, meskipun masih dalam batasan tertentu. Simpulan: Asuhan keperawatan gerontologi terbukti efektif dalam menurunkan nyeri dan meningkatkan mobilitas pasien. Namun demikian, intervensi yang diberikan belum sepenuhnya mampu mengatasi seluruh permasalahan, khususnya pada aspek perfusi perifer, sehingga diperlukan intervensi lanjutan yang lebih komprehensif.

 

Kata Kunci: Hiperurisemia, asuhan keperawatan gerontik, lansia, manajemen nyeri, mobilitas

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-08