KESADARAN DIRI DAN KEPATUHAN PENGOBATAN PADA KLIEN DENGAN HIPERTENSI DI MASYARAKAT

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.52020/jkwgi.v10i2.14122

Abstrak

Meningkatnya jumlah kasus hipertensi disebabkan oleh ketidakpatuhan pengobatan hipertensi. Hal tersebut terjadi karena kurangnya self-awareness. Jika hal ini dibiarkan, maka dapat berdampak pada kejadian hipertensi, yang dapat mengakibatkan komplikasi seperti gagal jantung, stroke, dan gagal ginjal. Sehingga dapat berdampak pada beban ekonomi dan sosial masyarakat terhadap fase pengobatan dan kehilangan produktivitas masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara self-awareness dengan kepatuhan pengobatan hipertensi di masyarakat. Desain penelitian menggunakan analisis korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Variable independent, yaitu self-awareness, dan variable dependen, yaitu kepatuhan pengobatan. Penelitian ini dilakukan di sebuah desa di Kabupaten Kudus yang menjadi lokus hipertensi pada bulan April 2025. Sampel penelitian sebanyak 80 klien hipertensi dipilih melalui teknik total sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Instrument penelitian menggunakan kuesioner MAAS (Mindfulness Attention Awareness) untuk mengukur self-awareness dan MMAS-8 (Morisky Medication Adherence Scale) untuk mengukur kepatuhan pengobatan. Analisis data menggunakan chi-square test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan secara statistik antara self-awareness dengan kepatuhan pengobatan dengan nilai p=0,03 (p<0,05). Self-awareness mempengaruhi kepatuhan pengobatan pada klien hipertensi di Masyarakat. Perlu adanya intervensi strategis untuk meningkatkan kepatuhan pengobatan melalui peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya penanganan hipertensi di masyarakat.

Biografi Penulis

Edi Wibowo Suwandi, Universitas Muhammadiyah Kudus

Fakultas Ilmu Kesehatan

Muhamad Jauhar, Universitas Muhammadiyah Kudus

Fakultas Ilmu Kesehatan

Dewi Hartinah, Universitas Muhammadiyah Kudus

Fakultas Ilmu Kesehatan

Monica Artha Jelita, Universitas Muhammadiyah Kudus

Fakultas Ilmu Kesehatan

Edita Pusparatri, Universitas Muhammadiyah Kudus

Fakultas Ilmu Kesehatan

Fitriana Kartikasari, Universitas Muhammadiyah Kudus

Fakultas Ilmu Kesehatan

Diterbitkan

2026-09-08