KAJIAN LITERATUR MENGENAI KESIAPAN MENIKAH PADA REMAJA YANG MENIKAH DINI

Penulis

  • Qisty Adzillah Fakultas Keperawatan, Universitas Padjadjaran
  • Tetti Solehati Fakultas Keperawatan, Universitas Padjadjaran
  • Furkon Nurhakim Fakultas Keperawatan, Universitas Padjadjaran

Abstrak

Pernikahan dini masih menjadi tantangan serius di berbagai negara, termasuk Indonesia, dengan prevalensi yang relatif tinggi dan dampak multidimensional terhadap kehidupan remaja. Fenomena ini berimplikasi pada rendahnya kesiapan menikah, baik dalam aspek pendidikan, ekonomi, kesehatan reproduksi, psikologis, maupun sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesiapan menikah pada remaja yang menikah dini melalui tinjauan pustaka sistematis. Pencarian literatur dilakukan dengan pendekatan Population, Concept, Context (PCC) pada database PubMed, Scopus, ScienceDirect, dan EBSCOhost, menggunakan kata kunci “adolescent”, “marital readiness”, dan “early marriage”. Proses seleksi artikel divisualisasikan menggunakan diagram PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) flow yang menggambarkan tahapan identifikasi, skrining, penilaian kelayakan, hingga inklusi artikel secara sistematis dan transparan. Artikel yang dipublikasikan antara tahun 2020–2025 diseleksi berdasarkan kriteria inklusi, menghasilkan sembilan artikel yang dianalisis menggunakan alat penilaian JBI Critical Appraisal. Hasil telaah menunjukkan bahwa pernikahan dini berdampak negatif terhadap hampir semua dimensi kesiapan menikah. Remaja yang menikah dini lebih rentan putus sekolah, menghadapi kerentanan ekonomi, berisiko komplikasi reproduksi, mengalami masalah psikologis seperti depresi dan stres, serta menghadapi keterbatasan dalam relasi sosial dan pengambilan keputusan rumah tangga. Temuan ini menegaskan bahwa kesiapan menikah merupakan konsep multidimensional yang membutuhkan intervensi holistik. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan desain longitudinal, mengembangkan instrumen kesiapan menikah yang kontekstual sesuai budaya Indonesia, serta melibatkan remaja laki-laki untuk memberikan gambaran yang lebih komprehensif.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-16