HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG POSISI MENYUSUI DAN PERLEKATANNYA DENGAN KEJADIAN PUTING LECET

Penulis

  • Regina Vidya Trias Novita Fakultas Keperawatan, STIKes Mayapada
  • Ika Putri Ayu Fakultas Keperawatan, STIK Sint Carolus

Abstrak

Puting lecet merupakan cedera yang ditandai dengan luka, retakan, atau celah pada puting salah satu masalah yang sering dialami ibu menyusui dan dapat menyebabkan ketidaknyamanan hingga penghentian dini pemberian ASI. Salah satu faktor yang berperan dalam terjadinya kondisi ini adalah kurangnya pemahaman ibu mengenai posisi menyusui dan perlekatan yang tepat. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan tentang posisi menyusui dan perlekatannya dengan kejadian puting lecet. Metode penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 50 ibu menyusui yang dipilih melalui teknik purposive sampling sesuai dengan kriteria inklusi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner untuk menilai tingkat pengetahuan serta observasi langsung terhadap kejadian puting lecet. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square untuk melihat hubungan antara variabel. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan yang tinggi terkait posisi menyusui dan perlekatan yang benar, dengan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu dengan kejadian puting lecet (p < 0,021). Temuan ini mengindikasikan bahwa mayoritas responden memahami pentingnya teknik menyusui yang benar, yang berkontribusi pada pencegahan puting lecet. Kesimpulan terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan ibu mengenai posisi menyusui dan perlekatannya dengan kejadian puting lecet. Oleh karena itu, diperlukan edukasi yang lebih intensif mengenai teknik menyusui yang benar untuk mencegah puting lecet dan mendukung keberhasilan menyusui eksklusif.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-16