PEMBERIAN OBAT OLEH PENGAWAS MINUM OBAT SEBAGAI DETERMINAN KEBERHASILAN PENGOBATAN TUBERCULOSIS ANAK DI KOTABUMI SELATAN: STUDI KUALITATIF

Penulis

  • Zenni Puspitarini Program Studi Keperawatan Kotabumi, Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang
  • Rina Mariani Program Studi Keperawatan Kotabumi, Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang
  • Hasti Primadilla Kusumaningrum Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang
  • Imam Budi Pratomo Program Studi Keperawatan Kotabumi, Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang

Abstrak

Indonesia menempati peringkat kedua global sebagai penyumbang kasus TBC, sebuah penyakit yang mengancam jiwa dan berpengaruh pada tumbuh kembang anak, terutama pada usia di bawah dua tahun. Mengingat tingginya risiko morbiditas dan mortalitas pada kelompok ini, peran Pengawas Minum Obat (PMO) menjadi sangat strategis dan berperan penting dalam memantau kepatuhan pengobatan demi tercapainya kesembuhan pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola spesifik dalam mekanisme pemberian obat oleh pengawas minum obat pada pasien anak dengan TBC selama di rumah di Kotabumi Selatan. Provinsi Lampung. Metode penelitian adalah kualitatif deskriptif dengan sampel PMO yang memiliki anak dengan TBC pada usia 0 – 18 tahun dengan jumlah sampel sebanyak 5 responden. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli sampai Oktober 2025 di wilayah Puskesmas Kotabumi 2. Uji keabsahan data dilakukan dengan triangulasi. Hasil dari penelitian ini ditemukannya pola monitoring harian, pengingat jadwal, pendekatan psikososial, fleksibilitas waktu dan kolaborasi komunitas. Pola pemberian obat dapat berkontribusi dalam keberhasilan pengobatan.

 

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-16