Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Metode Mixed Media Education Intervention Program Terhadap pengetahuan dan Sikap Anak Sekolah Dasar Tentang Karies Gigi

Penulis

  • Rahmadhani Sahara Fakultas Keperawatan, Universitas Riau
  • Syeptri Agiani Putri Fakultas Keperawatan, Universitas Riau
  • Masrina Munawarah Tampubolon Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Abstrak

Anak-anak sekolah dasar berisiko tinggi mengalami karies gigi akibat keterbatasan pengetahuan dan kurangnya sikap positif terhadap kesehatan gigi dan mulut. Angka kejadian karies gigi di Indonesia sendiri masih tergolong tinggi, termasuk di Kota Pekanbaru. Salah satu sekolah yang turut mengalami permasalahan ini adalah SDN 95 Pekanbaru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Mixed Media Education Intervention Program terhadap pengetahuan dan sikap anak terkait karies gigi. Metode yang digunakan yaitu kuantitatif dengan desain quasi eksperimental dengan pendekatan pretest – posttest with control group design. Sampel dalam penelitian sebanyak 54 responden yang terdiri atas kelompok intervensi dan kelompok kontrol masing-masing terdiri atas 27 responden dengan teknik proportionate stratified random sampling. Analisa bivariat yang digunakan adalah Uji wilcoxon signed test dan Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pengetahuan dan sikap memiliki nilai  p-value 0,000 (p < 0.05), Hal ini menunjukkan bahwa adanya pengaruh yang signifikan dari intervensi pendidikan kesehatan melalui gabungan tiga metode terhadap pengetahuan dan sikap anak sekolah dasar terkait karies gigi. Metode Mixed Media Education Intervention program terbukti dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap siswa terhadap pencegahan karies gigi.

Kata Kunci: Anak Sekolah Dasar; Karies Gigi; Mixed Media; Pendidikan Kesehatan; Pengetahuan; Sikap.

Diterbitkan

2025-12-31