HUBUNGAN KECANDUAN GAME ONLINE TERHADAP TINGKAT KEJADIAN ASTHENOPIA PADA SISWA SMK NEGERI 5 PEKANBARU

Penulis

  • Kurnia Wulandari Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Keperawatan, Universitas Riau
  • Tesha Hestyana Sari Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Keperawatan, Universitas Riau
  • Anisa Yulvi Azni Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Abstrak

Pendahuluan: Perkembangan teknologi internet yang pesat telah meningkatkan akses terhadap hiburan digital seperti game online. Namun, penggunaan berlebihan dapat menimbulkan dampak negatif, termasuk masalah kesehatan mata seperti Asthenopia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecanduan game online dengan kejadian Asthenopia pada siswa SMK Negeri 5 Pekanbaru. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional dan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 94 responden dipilih dengan teknik proportional stratified random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner kecanduan game online dan kuesioner Visual Fatigue. Data dianalisis menggunakan uji chi-square dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 61% siswa mengalami kecanduan game online dan 84% mengalami gejala Asthenopia dengan berbagai tingkat kelelahan. Uji chi-square menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kecanduan game online dan kejadian Asthenopia (p value < 0,05). Kesimpulan: Disimpulkan bahwa semakin tinggi tingkat kecanduan game online, maka semakin besar kemungkinan siswa mengalami Asthenopia. Saran: Saran dari penelitian ini adalah pentingnya pengawasan orang tua dan pihak sekolah terhadap durasi bermain game online, serta edukasi mengenai dampak penggunaan gadget berlebihan bagi kesehatan mata.

Diterbitkan

2025-12-31