ANALISIS PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO OLEH KEPALA RUANG DALAM PENCEGAHAN INSIDEN KESELAMATAN PASIEN DI RUMAH SAKIT X JAKARTA

Penulis

  • Naomi Donna Shinta Program Studi Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sint Carolus
  • Asnet Leo Bunga Program Studi Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sint Carolus
  • Sutanto Priyo Hastono Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.52020/jkwgi.v10i2.12556

Abstrak

Manajemen risiko sangatlah penting dilakukan pada setiap organisasi, terlebih pada organisasi yang bergerak pada bidang pelayanan kesehatan, namun di RS X masih banyaknya kepala ruangan yang belum menerapkan manajemen risiko yaitu berdasarkan studi pendahuluan dari 10 kepala ruangan hanya ada 2 kepala ruangan yang sudah menerapkan manajemen risiko. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intervensi manajemen risiko terhadap penerapan manajemen risiko oleh kepala ruang dalam pencegahan insiden keselamatan pasien di Rumah Sakit X. Desain penelitian kuantitatif, rancangan quasi eksperiment two group pre test post test design. Sampel 140 perawat pelaksana dan 20 kepala ruang yang terdiri dari kelompok intervensi dan kontrol. Penentuan sampel dilakukan melalui teknik Non-Probability yaitu purposive sampling. Data dianalisis menggunakan uji T dan Ancova. Terdapat perbedaan signifikan pada kelompok intervensi kepala ruang sebelum dan sesudah intervensi (p=0.000), sedangkan pada kelompok kontrol tidak ditemukan perubahan yang signifikan (p=0.083). Faktor yang paling berpengaruh signifikan terhadap manajemen risiko dan pencegahan insiden keselamatan pasien adalah tingkat pendidikan (p=0.021). Cara Penerapan Intervensi manajemen risiko yang tepat dapat menjadi strategi efektif dalam pencegahan insiden Keselamatan pasien rumah sakit. Saran: diharapkan pihak manajemen Rumah Sakit memfasilitasi program pelatihan untuk kepala ruang mengenai manajemen risiko dan pencegahan insiden keselamatan pasien.

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-08