Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Orang Tua Tentang Kompres Tepid Sponge Hangat Pada Anak Kejang Demam Diruang Asoka RSUD dr. Murjani

Penulis

  • Nadya Carolina Sihombing Program Studi Keperawatan, STIKes Eka Harap Palangka Raya
  • Meilitha Carolina Program Studi Keperawatan, STIKes Eka Harap Palangka Raya
  • Eva Priskila Program Studi Keperawatan, STIKes Eka Harap Palangka Raya

Abstrak

Kejang demam pada anak adalah kejang yang dipicu oleh demam. Kompres Tepid Sponge hangat merupakan tindakan nonfarmakologis dengan teknik blok dan seka. Kurangnya pengetahuan orang tua menyebabkan penanganan demam yang tidak tepat, seperti menyelimuti anak dengan selimut tebal. Fenomena yang terjadi di Ruang Asoka RSUD dr. Murjani masih banyak orang tua pasien yang memberikan kompres dingin serta membaluri anak dengan bawang merah dan menyelimuti dengan selimut tebal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan orang tua tentang kompres Tepid Sponge hangat pada anak kejang demam di Ruang Asoka RSUD dr. Murjani. Metode penelitian menggunakan desain quasi eksperimental dengan pendekatan one-group pre-test post-test. Sampel sebanyak 42 responden dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian diperoleh nilai p-value <0,001 (signifikansi <0,05), sehingga Ha diterima. Artinya, terdapat pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan orang tua tentang kompres Tepid Sponge hangat pada anak kejang demam di Ruang Asoka RSUD dr. Murjani. Kesimpulannya, ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan orang tua tentang kompres Tepid Sponge hangat pada anak kejang demam di Ruang Asoka RSUD dr. Murjani.

Diterbitkan

2025-12-31