HUBUNGAN KEPATUHAN DIET DENGAN KADAR GLUKOSA DARAH PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE II

Penulis

  • Tati Karyawati Prodi Keperawatan, Akademi Keperawatan Al Hikmah 2 Brebes
  • Ahmad Akhyarudin Aziz Prodi Keperawatan, Akademi Keperawatan Al Hikmah 2 Brebes
  • Ahmad Zakiudin Prodi Keperawatan, Akademi Keperawatan Al Hikmah 2 Brebes

Abstrak

Perawatan bagi penderita Diabetes melitus salah satunya adalah pengaturan diet yang menjadi kunci paling utama dalam keberhasilan penatalaksanaan DM. Terapi diet pada pasien diabetes melitus adalah dengan memperhatikan 3 J yakni tepat jumlah, tepat jadwal makan, dan tepat jenis makanan. Oleh Karena itu, kepatuhan diet merupakan salah satu faktor untuk menstabilkan kadar gula dalam darah menjadi normal dan mencegah komplikasi. Desain penelitian deskriptif dengan pendekatan cross-sectional menggunakan metode total sampling dengan 48 responden yang memenuhi kriteria. Data dikumpulkan melalui pengukuran kadar glukosa darah, dan kuesioner kepatuhan diet.  Hasil menunjukkan responden sebagian besar berusia 56-65 tahun (45,8%), mayoritas perempuan (70,8%), sebagian besar berpendidikan SD (52,1%) dan IRT (56,3%). Peneliti menemukan hubungan antara kepatuhan diet dengan kadar glukosa darah pada penderita diabetes melitus (p-value 0,000, r = -0,792) hubungan sangat kuat dan arah hubungan negatif. Temuan ini menunjukkan pentingnya kepatuhan diet sehingga kadar glukosa darah pada penderita diabetes melitus tetap normal/terkontrol.

Diterbitkan

2025-12-31