HUBUNGAN LITERASI KESEHATAN MENTAL DENGAN MEKANISME KOPING PADA SISWA SMA

Penulis

  • Tesha Hestyana Sari Fakultas Keperawatan, Universitas Riau
  • Niken Yuniar Sari Fakultas Keperawatan, Universitas Riau
  • Jumaini Fakultas Keperawatan, Universitas Riau
  • Veny Elita Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Abstrak

Masalah kesehatan mental pada remaja semakin meningkat dan menjadi perhatian serius, terutama pada siswa SMA yang berada dalam fase perkembangan psikososial penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara literasi kesehatan mental dengan mekanisme koping pada siswa SMA di Pekanbaru. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 364 siswa SMA yang dipilih melalui teknik proportional random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner literasi kesehatan mental dan mekanisme koping. Hasil analisis data menggunakan uji chi-square menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat literasi kesehatan mental dengan mekanisme koping (p = 0,000). Mayoritas siswa dengan literasi tinggi menunjukkan mekanisme koping adaptif. Temuan ini menunjukkan pentingnya peningkatan literasi kesehatan mental dalam mendukung mekanisme koping remaja. Rekomendasi dari hasil penelitian ini adalah perlunya pengembangan program literasi kesehatan mental yang terintegrasi dalam kurikulum sekolah dan dukungan lintas sektor untuk memperkuat ketahanan psikologis remaja.

Diterbitkan

2025-12-31