Peningkatan Kapasitas Masyarakat dalam Mitigasi Risiko Banjir melalui Pelatihan Hidrologi Partisipatif di Desa Rawapitu, Kabupaten Tulang Bawang
DOI:
https://doi.org/10.33822/jwm.v2i2.12094Kata Kunci:
Aksi komunitas, Banjir, Hidrologi partisipatif, Mitigasi bencana, Pemetaan partisipatifAbstrak
Banjir musiman menjadi ancaman utama bagi Desa Rawapitu, Kabupaten Tulang Bawang, khususnya selama puncak musim hujan. Kurangnya pemahaman masyarakat terhadap prinsip dasar hidrologi dan minimnya keterlibatan dalam mitigasi memperbesar dampak bencana. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas warga melalui pelatihan hidrologi partisipatif yang mencakup pemahaman siklus air, identifikasi risiko lokal, dan penyusunan rencana aksi komunitas. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, wawancara semi-struktural, pre-post test, dan peta partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman peserta dan terbentuknya dokumen rencana aksi berbasis komunitas. Pelatihan ini membuktikan bahwa pendekatan edukatif dan partisipatif mampu mendorong masyarakat menjadi aktor utama dalam pengurangan risiko bencana berbasis lokal.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Muhammad Hakiem Sedo Putra, Selma Nurul Fauziah, Miskar Maini

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
