Determinan Pengungkapan Corporate Social Responsibility Perusahaan di Bursa Efek Indonesia

Haryanti Hasanah, Astrid Rudyanto

Sari


Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji faktor-faktor yang mempengaruhi pengungkapan corporate social responsibility (perempuan pada dewan direksi, ukuran direksi, kepemilikan publik, ukuran perusahaan, profitabilitas, leverage, umur perusahaan, dan likuiditas). Populasinya adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia dari periode 2014 hingga 2016. Penelitian ini menggunakan 99 sampel dipilih dengan prosedur purposive sampling, sehingga data berjumlah 297. Hipotesis diuji menggnakan metode multiple regression. Bukti empirik dari penelitian ini mengindikasikan bahwa ukuran direksi, ukuran perusahaan, dan leverage memiliki dampak statistik terhadap pengungkapan corporate social responsibility. Perempuan pada dewan direksi, kepemilikan public, profitabilitas, umur perusahaan, likuiditas tidak memiliki dampak terhadap corporate social responsibility.


Kata Kunci


Pengungkapan Corporate Social Responsibility; Ukuran Dewan Direksi; Ukuran Perusahaan; Leverage

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Al-Ajmi, M., Abdullah Al-Mutairi, dan Nabi Al-Duwaila. (2015). Corporate Social Disclosure Practices in Kuwait, International Journal of Economics and Finance, Vol. 7, No. 9, 244-254.

Anggraini, F. dan Reni Retno. (2006). Pengungkapan Informasi Sosial dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pengungkapan Informasi Sosial dalam Laporan Keuangan Tahunan (Studi Empiris pada Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek Jakarta). Simposium Nasional Akuntansi IX, Padang, 23-26 Agustus.

Astuti, R.N.P., dan Rina Trisnawati. (2015). Pengaruh Karakteristik Perusahaan Manufaktur Terhadap Pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) Serta Dampaknya Terhadap Reaksi Investor (Studi Pada Perusahaan Manufaktur di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun 2010-2013), Seminar Nasional dan The 2nd Call for Syariah Paper, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Surakarta, 13 Juni, 120-132.

Atakan, M. G. S, S. Burnaz and Y.I. Topcu. (2008). An Empirical Investigation of the Ethical Perceptions of Future Managers with a Special Emphasis on Gender–Turkish Case, Journal of Business Ethics, No. 82, 573–586

Audriene, Dinda. 10 Februari (2017). Pertumbuhan Industri Melambat Jadi 4,4 Persen di 2016. CNNindonesia, (http://www.cnnindonesia.com/ekonomi /20170210082328-92-192545/pertumbuhan-industri-melambat-jadi-44-per sen-di-2016/, 17 Maret 2017).

Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. (2007). Laporan Pemeriksaan Atas Penanganan Semburan Lumpur Panas Sidoarjo. Jakarta

Badjuri, A. (2011). Faktor-Faktor Fundamental, Mekanisme Coorporate Governance, Pengungkapan Coorporate Social Responsibility (CSR) Perusahaan Manufaktur Dan Sumber Daya Alam di Indonesia Corporate Governance Mechanism, Fundamental Factors, Corporate Social Responsibility (CSR) Disclosure Of A Natural Resource And Manufactur Company In Indonesian, Dinamika Keuangan dan Perbankan, Vol. 3, No. 1: 38-54.

Carter D.A., Betty J. Simkins, W. Gary Simpson. (2003). Corporate Governance, Board Diversity, and Firm Value. The Financial Review 38, Oklahoma State University, 33-53.

Chan, M.C., John Watson, dan David Woodliff. (2013). Corporate Governance Quality and CSR Disclosures. The Journal of Business Ethics, Springer Science+Business Media Dordrecht, September.

Deitiana, Tita. (2015). The Determinant of CSR Disclosure of Mining Industry Listed in Indonesia Stock Exchange. Asian Business Review, Vol. 5, No. 3: 141-148.

Dermawan, D. dan Tita Detiana. (2014). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pengungkapan Corporate Social Responsibility. Jurnal Bisnis dan Akuntansi, Vol.16, No.2: 158-165.

Dewi, N.P.M.S., dan I.G.N. Agung Suaryana. (2015). Pengaruh Profitabilitas dan Kepemilikan Asing Pada Pengungkapan Corporate Social Responsibility. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, 13.1: 84-98.

Dewi, S.P. dan Keni. (2013). Pengaruh Umur Perusahaan, Profitabilitas, Ukuran Perusahaan dan Leverage Terhadap Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan. Jurnal Bisnis dan Akuntansi, Vol. 15, No. 1: 1-12.

Dowling, J. dan Jeffrey Pfeffer. (1975). Organizational Legitimacy: Social Values and Organizational Behaviour. Pacific Sociological Review, Vol. 18, No.1: 122-136.

Ghozali, Imam. (2016). Aplikasi Analisis Multivariete dengan Program IBM SPSS 23 Cetakan VIII. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Giannarakis, G. (2013). The Determinants Influencing The Extent of CSR Disclosure. International Journal of Law and Management, Vol.56, No.5: 393-416.

Gitman, Lawrence J. dan Chand J. Zutter. (2015). Principle of Managerial Finance, 14th Edition. England: Pearson Education.

Godfrey, Jayne, Allan Hodgson, Ann Tarca, Jane Hamilton, dan Scott Holmes. (2010). Accounting Theory, 7th Edition. Australia: John Wiley and Sons.

Hadi, N. (2014). Corporate Social Responsibility. Yogyakarta: Penerbit Graha Ilmu.

Haniffa, R.M dan T.E. Cooke. (2005). The Impact of Culture and Governance on Corporate Social Reporting. Journal of Accounting and Public Policy, 24: 391 – 430.

Herawati, H. (2015). Corporate Governance, Karakteristik Perusahaan dan Pengungkapan Corporate Social Responsibility. Jurnal Riset Akuntansi dan Perpajakan, Vol. 2, No. 2: 203 – 217.

Hossain, M. dan Reaz, M. (2007). The Determinants and Characteristics of Voluntary Disclosure by Indian Banking Companies. Corporate Social Responsibility Environmental Management Journal, Vol. 14 No. 5:274-288.

Indraswari, G.A.D., dan Ida Bagus Putra Astika. (2014). Pengaruh Profitabilitas, Ukuran Perusahaan, dan Kepemilikan Saham Publik Pada Pengungkapan CSR. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana 9.3 : 816-828.

Jensen, Michael C. dan William H. Meckling. (1976). Theory of the Firm: Managerial Behaviour, Agency Cost, and Ownership Structure. Journal of Financial Economics, Vol. 3, No. 4: 305-360.

Kamil, A., dan Antonius Herusetya. (2012). Pengaruh Karakteristik Perusahaan Terhadap Luas Pengungkapan Kegiatan Corporate Social Responsibility. Media Riset Akuntansi, Vol. 2, No. 1: 1-17.

Kasali, Rhenald. (2005). Manajemen Public Relations. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Kaspereit, T., Kerstin Lopatta dan Zoltan Matolcsy. (2016). Board Gender Diversity and Dimensions of Corporate Social Responsibility. Journal of Management and Sustainability, Vol. 6, No. 2: 50-66.

Khan, A., Mohammad Badrul Muttakin, dan Javed Siddiqui. (2013). Corporate Governance and Corporate Social Responsibility Disclosures: Evidence from an Emerging Economy. The Journal of Business Ethics, 114: 207–223.

Khan, Md. Habib-Uz-Zaman. (2010). The Effect of Corporate Governance Elements on Corporate Social Responsibility (CSR) Reporting Empirical Evidence From Private Commercial Banks Of Bangladesh. International Journal of Law and Management, Vol. 52, No. 2: 82-109.

Kiliç, M., Cemil Kuzey dan Ali Uyar. (2014). The Impact of Ownership and Board Structure on Corporate Social Responsibility (CSR) Reporting in The Turkish Banking Industry. Corporate Governance Journal, Vol. 15 No. 3: 357-374.

Komite Nasional Kebijakan Governance. (2006). Pedoman Umum Good Corporate Governance. Jakarta: KNKG.

Laksmitaningrum, C.F., dan Agus Purwanto. (2013). Analisis Pengaruh Karakteristik Perusahaan, Ukuran Dewan Komisaris dan Struktur Kepemilikan Terhadap Pengungkapan CSR (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2009-2011). Diponegoro Journal of Accounting, Vol. 2, No. 3: 1-10.

Ling, C.T. dan Nigar Sultana. (2015). Corporate social responsibility: what motivates management to disclose? Social Responsibility Journal, Vol. 11 No. 3: 513-534.

Maiyarni R., Susfayetti, dan Misni Erwati. (2014). Pengaruh Profitabilitas, Ukuran Perusahaan, Likuiditas, dan Leverage Terhadap Pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) Pada Perusahaan LQ-45 Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2009-2012. Jurnal Cakrawala Akuntansi, Vol. 6, No. 1: 79-94.

Mayer, J.W. dan Rowan, B. (1977). Institutionalized Organizations: Formal Structure as Myth and Ceremony. American Journal of Sociology, Vol.83:340-363.

Nur, Marzully dan Denies Priantinah. (2012). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pengungkapan Corporate Social Responsibility di Indonesia (Studi Empiris Pada Perusahaan Berkategori High Profile yang Listing di Bursa Efek Indonesia). Jurnal Nominal, Vol. I, No. I: 22-34.

Nurkhin, A. (2010). Corporate Governance Dan Profitabilitas, Pengaruhnya Terhadap Pengungkapan CSR Sosial Perusahaan. Jurnal Dinamika Akuntansi, Vol. 2, No. 1: 46-55.

O’Dovonan, G. (2002). Environmental Disclosure in The Annual Report: Extending the Aplicability and Predictive Power of Legitimacy Theory. Accounting, Auditing & Accountability Journal, Vol. 15, No. 3:344-371.

Oktariani, N.W., dan Ni Putu Sri Harta Mimba. (2014). Pengaruh Karakteristik Perusahaan Dan Tanggung Jawab Lingkungan Pada Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, 6.3: 402-418.

Oktariani, Wulantika. (2013). Pengaruh Kepemilikan Publik, Ukuran Dewan Komisaris, Profitabilitas dan Umur Perusahaan Terhadap Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan. Jurnal Ilmiah Wahana Akuntansi, Vol. 8, No.2: 100-117.

Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia. (2016). Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 29/POJK.04/2016 Tentang Laporan Tahunan Emiten Atau Perusahaan Publik. Jakarta

Pamies, Dolors Seto. (2013). The Relationship between Women Directors and Corporate Social Responsibility. Corporate Social Responsibility and Environmental Management, Wiley Online Library.

Plorensia, A.P. dan Pancawati Hardiningsih. (2015). Pengaruh Agresivitas Pajak dan Media Eksplosure Terhadap Corporate Social Responsibility. Dinamika Akuntansi, Keuangan, dan Perbankan, Vol. 4, No. 2: 136 – 151.

Porter, M.E., dan Mark R. Kramer. (2006). The Link Between Competitive Advantage and Corporate Social Responsibility. Strategy and Society Harvard Business Review, Desember, 78-92.

Pradnyani, I.G.A.A., dan Eka Ardhani Sisdyani. (2015). Pengaruh Ukuran Perusahaan, Profitabilitas, Leverage, dan Ukuran Dewan Komisaris Pada Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan. E-Jurnal Akuntasi Universitas Udayana, 11.2: 384-397.

Priantana, R.D., dan Ade Yustian. (2011). Pengaruh Struktur Good Corporate Governance Terhadap Pengungkapan Corporate Social Responsibility Pada Perusahaan Keuangan Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Telaah & Riset Akuntansi, Vol. 4. No. 1: 65 – 78.

Puryati, Dwi. (2013). The Influence of Financial Performance and Institutional Ownership on Disclosure of Corporate Social Responsibility: Empirical Study of The Companies Listed on Indonesia Stock Exchange in 2012. Manajemen & Bisnis Berkala Ilmiah, Vol. 12, No. 2: 173-186.

Rahayu, P. dan Indah Anisyukurlillah. (2015). Pengaruh Kepemilikan Saham Publik, Profitabilitas dan Media Terhadap Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial. Accounting Analysis Journal, 4(3): 1-9.

Rahman, N.H.W.A., Mustaffa Mohamed Zain dan Norashfah Hanim Yaakop Yahaya Al-Haj. (2011). CSR Disclosures and Its Determinants: Evidence From Malaysian Government Link Companies. Social Responsibility Journal, Vol. 7, No. 2: 181-201.

Republik Indonesia. (2012). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 47 Tahun 2012 Tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan Terbatas. Jakarta.

Republik Indonesia. (2007). Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 Tentang Penanaman Modal. Jakarta.

Republik Indonesia. (2007). Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas. Jakarta.

Ross, S.A., Randolph W. Westerfield, Jeffrey F. Jaffe, dan Bradford D. Jordan. (2015). Corporate Finance: Core Principles and Applications Asia Global Edition. Singapore: Mc Graw-Hill Education.

Rudito, Bambang dan Melia Famiola. (2013). CSR (Corporate Social Responsibility). Bandung: Penerbit Rekayasa Sains.

Rudyanto, Astrid. (2018). The Effect of Internal and External Mechanism on Corporate Social Responsibility Disclosure. AFEBI Accounting Review, Vol 3 No 2, 47-61.

Rusmanto, T., Stephanus Remond Waworuntu, dan Valina Purnama Syahbandiah. (2014). The Impact of Corporate Governance on Corporate Social Responsibility Disclosure: Evidence from Indonesia. Proceedings Book of ICETSR, Malaysia. 377-385.

Samsiyah, Eka., dan Kurnia. (2014). Pengaruh Profitabilitas, Likuiditas dan Leverage Terhadap Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan. Jurnal Ilmu & Riset Akuntansi, Vol. 3 No. 4: 1-14.

Santioso, L. dan Erline Chandra. (2012). Pengaruh Profitabilitas, Ukuran Perusahaan, Leverage, Umur Perusahaan, dan Dewan Komisaris Independen dalam Pengungkapan Corporate Social Responsibility. Jurnal Bisnis dan Akuntansi, Vol. 14, No. 1: 17 – 30.

Sari, R.A. (2012). Pengaruh Karakteristik Perusahaan Terhadap Corporate Social Responsibility Disclosure Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Nominal, Vol. I No. I: 124-140.

Sekaran, Uma dan Roger Bougie. (2016). Research Methods for Business 7th Edition. United Kingdom: John Wiley and Sons Ltd.

Septiana dan Fitria. (2014). Pengaruh Karakteristik Perusahaan Terhadap Corporate Social Responsibility Pada Perusahaan Manufaktur. Jurnal Ilmu & Riset Akuntansi Vol. 3 No. 7: 1-20.

Siregar, S.V., dan Yanivi Bachtiar. (2010). Corporate social reporting: Empirical Evidence from Indonesia Stock Exchange. International Journal of Islamic and Middle Eastern Finance and Management, Vol. 3, No. 3: 241-252.

Sriayu, G.A.P.W., dan Ni Putu Sri Harta Mimba. (2013). Pengaruh Karakteristik Perusahaan Terhadap Corporate Social Responsibility Disclosure. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, Vol. 5, No.2: 326-344.

Smith, W., Wokutch, R., Harrington, K., & Dennis, B. (2001). An examination of the influence of diversity and stakeholder role on corporate social orientation. Business and Society, Vol. 40, No.3: pp. 266-294

Subramanyam, K. R. (2014). Financial Statement Analysis 11th Edition. New York: Mc Graw-Hill Education.

Suchman, M.C. (1995). Managing Legitimacy: Strategic and Institutional Approaches. Academy of Management Review, Vol. 20, No. 3: 571-610.

Sulistyawati, A.I., Rr. Lulus Prapti Nugroho Setiasih Surjanti, dan Dian Triyani. (2016). Pengungkapan Corporate Social Responsibility Pada Laporan Keuangan dan Determinasinya. Seminar Nasional IENACO – 2016, Universitas Muhammadiyah Semarang, 23-24 Maret, 467-475.

Sundarasen, S.D.D., Tan Je-Yen dan Nakiran Rajangam. (2015). Board Composition and Corporate Social Responsibility In An Emerging Market, Corporate Governance Journal, Vol. 16 No. 1: 35-53.

Susilo, Priyo. 23 Februari 2016. BISNIS INDONESIA 23 Februari, Seksi Industri: Kontribusi Industri Manufaktur Melesat. Bisnis Indonesia, (http://koran.bisnis.com/read/20160223/244/521613/bisnis-indonesia-23-februari-seksi-industri-kontribusi-industri-manufaktur-melesat, 17 Maret 2017).

Tan, A., Desmiyawati Benni, dan Warda Liani. (2016). Determinants of Corporate Social Responsibility Disclosure and Investor Reaction, International Journal of Economics and Financial Issues, 6(S4) 11-17.

Tricker, Bob. (2015). Corporate Governance: Principles, Policies, and Practices 3rd Edition. United Kingdom: Oxford University Press.

Trisnawati, Rina. (2014). Pengaruh Ukuran Perusahaan, Profitabilitas, Leverage, Ukuran Dewan Komisaris dan Kepemilikan Manajerial Terhadap Pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) Industri Perbankan di Indonesia. Seminar Nasional dan Call For Paper, Program Studi Akuntansi-FEB UMS, Surakarta, 25 Juni 2014.

Untoro, Dwi Arini dan Zulaikha. (2013). Pengaruh Karakteristik Good Corporate Governance (GCG) Terhadap Luas Pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) Di Indonesia (Studi Empiris Pada Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di BEI Tahun 2008-2011). Diponegoro Journal Of Accounting Vol. 2, No. 2: 1-12.

Untung, B. (2014). CSR dalam Dunia Bisnis. Yogyakarta: Penerbit CV Andi Offset (Penerbit ANDI).

Utami, I.D., dan Rahmawati. (2010). Pengaruh Ukuran Perusahaan, Ukuran Dewan Komisaris, Kepemilikan Institusional, Kepemilikan Asing, Dan Umur Perusahaan Terhadap Corporate Social Responsibility Disclosure Pada Perusahaan Property dan Real Estate Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Akuntansi dan Manajemen, Vol. 21, No. 3: 297-306.

Wardhani, W.M., dan Fidelis Arastyo Andono. (2017). Implikasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Terkait Potensi Dugaan Kejahatan Korporasi: Studi Content Analysis Pada PT Lapindo Brantas Inc. Jurnal Akuntansi Bisnis, Vol. 10 No. 1: 54-72.

Wartick, S.L., dan Mahon John F. (1996). Toward a Substantive Definition of the Corporate Issue Construct: A Review and Synthetis of the Literature. Business and Society, Vol. 33, No.3: 293-311.

Yuliana R., Bambang Purnomosidhi., Eko Ganis Sukoharsono. (2008). Pengaruh Karakteristik Perusahaan Terhadap Pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) dan Dampaknya Terhadap Reaksi Investor. Jumal Akuntansi Dan Keuangan Indonesia, Vol. 5, No. 2: 245-276.

Yusuf, Muhammad. (2011). Analisa Pengaruh Karakteristik Perusahaan Terhadap Tingkat Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Pada Perusahaan High Profile Yang Tercatat di Bursa Efek Indonesia Pada Tahun 2005-2007. Binus Business Review, Vol. 2 No. 1:571-583.

Zhang, J.Q., Hong Zhu, dan Hung-bin Ding. (2012). Board Composition and Corporate Social Responsibility: An Empirical Investigation in the Post Sarbanes-Oxley Era. The Journal of Business Ethics, 114 : 381–392.




DOI: http://dx.doi.org/10.34209/equ.v22i2.932

Article Metrics

Sari view : 410 times
PDF - 185 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

ISSN (Cetak): 0216-8545

ISSN (Online): 2684-9739

JURUSAN AKUNTANSI

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL “VETERAN” JAKARTA

 

 Creative Commons License

 This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License