Business Incubator Model in Higher Education: The Role of Islamic Finance

Authors

  • Tri Inda Fadhila Rahma Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia
  • Nurbaiti Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia
  • Siti Aisyah Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.47700/jiefes.v6i2.11101

Keywords:

Business Incubator, University Entrepreneurship, Islamic Finance, Startup Funding, Sharia-based Investment

Abstract

The increasing unemployment rate among university graduates in Indonesia highlights the urgent need for higher education institutions to play an active role in fostering entrepreneurship. Business incubators (Inbis) have emerged as strategic initiatives to support students in developing entrepreneurial skills, accessing funding, and establishing sustainable startups. This study examines the role of business incubators in universities and the contribution of Islamic finance in supporting their growth. The research employs a benchmarking method by analyzing incubator programs at Universitas Brawijaya, Universitas Airlangga, and Universitas Negeri Surabaya. Findings indicate that university-based business incubators not only facilitate entrepreneurial education but also serve as financial and networking hubs that connect startups with potential investors. Additionally, Islamic finance provides alternative funding models, such as mudharabah and musyarakah, ensuring ethical financial practices that align with Sharia principles. The integration of business incubators and Islamic finance strengthens the entrepreneurial ecosystem in higher education, fostering financial independence among graduates while contributing to national economic development.

 

Meningkatnya tingkat pengangguran di kalangan lulusan perguruan tinggi di Indonesia menunjukkan perlunya peran aktif perguruan tinggi dalam mendorong pengembangan kewirausahaan. Inkubator bisnis (Inbis) telah muncul sebagai inisiatif strategis untuk membantu mahasiswa mengembangkan keterampilan kewirausahaan, memperoleh akses pendanaan, dan membangun startup yang berkelanjutan. Penelitian ini mengkaji peran inkubator bisnis di perguruan tinggi serta peran Keuangan Syariah dalam mendukung pertumbuhannya. Penelitian ini menggunakan metode benchmarking dengan menganalisis program inkubator di Universitas Brawijaya, Universitas Airlangga, dan Universitas Negeri Surabaya. Temuan penelitian menunjukkan bahwa inkubator bisnis berbasis kampus tidak hanya memfasilitasi pendidikan kewirausahaan, tetapi juga berfungsi sebagai pusat pendanaan dan jaringan yang menghubungkan startup dengan calon investor. Selain itu, pembiayaan syariah menyediakan model pendanaan alternatif, seperti mudharabah dan musyarakah, yang memastikan praktik keuangan etis yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Integrasi antara inkubator bisnis dan pembiayaan syariah memperkuat ekosistem kewirausahaan di perguruan tinggi, mendorong kemandirian finansial lulusan, serta berkontribusi pada pembangunan ekonomi nasional.

References

AAOIFI. (2015). Shariah Standards for Islamic Financial Institutions. Bahrain: AAOIFI.

Antonio, M. S. (2001). Bank Syariah: Dari Teori ke Praktik. Jakarta: Gema Insani Press.

Ali, A. J., & Al-Owaihan, A. (2008). Islamic work ethic: A critical review. Cross Cultural Management: An International Journal, 15(1), 5–19. https://doi.org/10.1108/13527600810848791

Arifin, A. Z., Ansori, A., & Purwanti, W. (2020). The role of Islamic business ethics in building customer trust and loyalty. Journal of Islamic Marketing, 11(4), 1005–1020. https://doi.org/10.1108/JIMA-06-2018-0100

Badan Pusat Statistik. (2024). Pengangguran Terbuka Menurut Pendidikan Tertinggi yang Ditamatkan (Orang), 2024. https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/Njc0IzI=/pengangguran-terbuka-menurut-pendidikan-tertinggi-yang-ditamatkan--orang-.html

Bagia, I. W. (2017). Model Manajemen Laboratorium Kewirausahaan Fakultas Ekonomi Undiksha Singaraja. Proceeding TEAM, 2(1), 846. https://doi.org/10.23887/team.vol2.2017.220

BPBRIN Universitas Airlangga. (2024). Airlangga Startup and Innovation (ATAVI). Universitas Airlangga. Diakses dari https://atavi-unair.my.canva.site/#projects

Chapra, M. Umer. (2000). The Future of Economics: An Islamic Perspective. Leicester: The Islamic Foundation.

Czuchry dan W. A. Clark, “Technology Based Business Incubators: Living Laboratories For Entrepreneurial Students,” dalam 2004 Annual Conference Proceedings,

Salt Lake City, Utah: ASEE Conferences, Jun 2004, hlm. 9.1218.1- 9.1218.14. doi: 10.18260/1-2--12985.

ECC. (2024). Sulitnya Fresh Graduate Menembus Pasar Kerja karena Kurang Pengalaman. https://ecc.co.id/article/site/view/4754?t=sulitnya-fresh-graduate-menembus-pasar-kerja-karena-kurang-pengalaman#:~:text=Selain persyaratan pengalaman kerja%2C kurangnya,belajar untuk menjawab tantangan zaman.

Gianie. (2023). Pengangguran Lulusan Perguruan Tinggi Meningkat. Kompas.Id. https://www.kompas.id/baca/riset/2023/11/27/pengangguran-lulusan-perguruan-tinggi-pascapandemi-meningkat

Gumelar, E. T. (2016). Islamic business technology base incubator and micro small enterprises center (IBTI–MSEC) sebagai laboratorium entrepreneur Islam. Jurnal Manajemen dan Bisnis (Performa), 13(2),. https://ejournal.unisba.ac.id/index.php/performa/article/view/2629

Gupta, P. (2023). Entrepreneurship creates jobs, growth and innovation. https://www-openaccessgovernment-org.translate.goog/entrepreneurship-creates-jobs-growth-and-innovation/169909/?_x_tr_sl=en&_x_tr_tl=id&_x_tr_hl=id&_x_tr_pto=sge#:~:text=2.,kesejahteraan ekonomi masyarakat secara keseluruhan.

Hainik, U., Kadang, J., Anisah, A., & Muslimin, M. (2024). Peran program inkubasi terhadap pengelolaan keuangan pada tenan binaan IBTI Maleo Techno Center. MENAWAN: Jurnal Riset dan Publikasi Ilmu Ekonomi, 2(2), 199–210. https://doi.org/10.61132/menawan.v2i2.365

Haristianto, R. P., & Muhammad, R. (2023). Peran inkubator terhadap pengelolaan keuangan startup untuk memperoleh pendanaan. Jurnal Akuntan Publik, Vol. 1, No.2 Juni 2023

Hisrich, R. D., Peters, M. P., & Shepherd, D. A. (2008). Entrepreneurship (7th Editio). McGraw-Hill Educatio.

IFSB. (2016). Guiding Principles for Islamic Finance Regulations. Kuala Lumpur: IFSB.

Isenberg, D. J. (2016). Applying the ecosystem metaphor to entrepreneurship: Uses and abuses. The Antitrust Bulletin, 61(4), 564–573.

Jaharuddin, & Asmita, B. (2018). Mengagas Inkubator Bisnis Islami. Sinar Sang Surya: Jurnal Pusat Pengabdian …, 2(2).

Khamimah, W. (2021). Peran Kewirausahaan Dalam Memajukan Perekonomian Indonesia. Jurnal Disrupsi Bisnis, 4(3), 2017. https://doi.org/10.32493/drb.v4i3.9676

KNEKS, (2022). SCF Syariah Memperkuat Peran Inkubator Bisnishttps://kneks.go.id/berita/465/scf-syariah-memperkuat-peran-inkubator-bisnis?, Di akses pada 16 Febrauri 2025

Kurniawan, B., Herdiana, B., & Alviana, S. (2022). Model Inkubator Bisnis Teknologi pada Program Pengembangan Kewirausahaan Mahasiswa UNIKOM Berbasis Metode Sector Specific Incubator. IJCOSIN: Indonesian Journal of Community Service and Innovation, 2(2), 73–83. https://doi.org/10.20895/ijcosin.v2i2.599

Mail Hilian Batin, Iceu Sri Gustiana, Zulfikri (2022) Peranan Laboratorium Terpadu Dalam Melahirkan Wirausaha Muda. ARBITRASE: Journal of Economics and Accounting Vol 3, No 2,

Mashabi, S., & Kasih, A. P. (2024). Kemendikbud: Perguruan Tinggi Masih Menghasilkan Pengangguran. Kompas.Com. https://www.kompas.com/edu/read/2024/07/26/175807371/kemendikbud-perguruan-tinggi-masih-menghasilkan-pengangguran

Ma’soem University. (2023). Peran inkubator bisnis MU Kampus sebagai tempat pengembangan kewirausahaan. Ma’soem University. Diakses dari https://masoemuniversity.ac.id/berita/peran-inkubator-bisnis-mu-kampus-sebagai-tempat-pengembangan-kewirausahaan.php

Neubert, M. J., Bradley, B. H., Ardianti, R., & Simiyu, E. (2019). Ethical leadership and follower moral judgment. Journal of Business Ethics, 159(2), 493–504. https://doi.org/10.1007/s10551-018-3828-2

Perwataatmadja, K., & Sula, M. S. (2003). Asas-asas ekonomi Islam. Gema Insani Press.

Polinela, https://polinela.ac.id/pusat-inkubator-bisnis-politeknik-negeri-lampung-pib-polinela-bersama-bank-indonesia-kantor-perwakilan-provinsi-lampung-melaksanakan-fgd-pemberdayaan-ekonomi-syariah/? . Di akses pada 16 Februari 2025

Pusparisa, Y. (2019). Angka Pengangguran Lulusan Universitas Meningkat. Katadata.Co.Id. https://katadata.co.id/infografik/5e9a51911b282/angka-pengangguran-lulusan-perguruan-tinggi-meningkat

Raya Sulistyowati. (2021). The effectiveness of the Business Incubator and Entrepreneurial Education in Interest to Start a Business in Vocational School students majoring in Marketing. Studies in Learning and Teaching, 2(1), 29–40. https://doi.org/10.46627/silet.v2i1.61

Rice, G. (1999). Islamic ethics and the implications for business. Journal of Business Ethics, 18(4), 345–358. https://doi.org/10.1023/A:1005711414306

Safitri, D. (2024). Tingkat Pengangguran Indonesia Tertinggi di ASEAN pada 2024. DetikEdu. https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-7456343/tingkat-pengangguran-indonesia-tertinggi-di-asean-pada-2024#:~:text=5%2C2 persen.-,Tingkat Pengangguran Indonesia Menurut BPS,S3 yang mengalami kenaikan TPT.

Suwandi. (2007). Pengembangan Model Inkubator Bisnis Perguruan Tinggi. Jurnal Penelitian Humaniora, Vol. 12, N, 65–86. https://doi.org/https://doi.org/10.21831/hum.v12i2.5012

Ullah, S., & Kiani, A. K. (2021). Fairness in Islamic entrepreneurial contracts: An empirical perspective. International Journal of Islamic and Middle Eastern Finance and Management, 14(2), 323–340. https://doi.org/10.1108/IMEFM-06-2019-0241

Downloads

Published

2025-12-31