Mengurai Regulasi Pengelolaan Sampah Elektronik: Studi Perbandingan Indonesia dan Amerika Serikat (AS)
A Comparative Study of Indonesia and the United States
DOI:
https://doi.org/10.35586/flj.v3i02.14127Kata Kunci:
Limbah Elektronik, Indonesia, Pengelolaan, Regulasi , Amerika SerikatAbstrak
Peningkatan terhadap penggunaan barang-barang elektronik menimbulkan konsekuensi besar terhadap pengelolaan e-waste. Sementara itu, di tengah krisis lingkungan, negara Indonesia belum memiliki regulasi yang secara khusus mengatur tentang pengelolaan e-waste, berbeda dengan Amerika Serikat (AS) yang telah memiliki regulasi khusus. Sebagai upaya untuk mengatasi persoalan e-waste, maka Indonesia hendaknya mempelajari bagaimana AS melakukan penanganan terhadap banyaknya e-waste. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perbandingan hukum dan kelembagaan yang ada di Indonesia dan AS dalam mengatur e-waste. Penelitian ini disusun menggunakan metode penelitian yuridis normatif, dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan perbandingan hukum, dan pendekatan konseptual. Hasil dari penelitian ini, regulasi mengenai e-waste tidak diatur secara eksplisit dalam peraturan perundang-undangan Indonesia. Berbeda dengan AS yang telah mengaturnya pada EPA-HQRCRA-2004-0012. Indonesia dapat memperbaiki sistem pengelolaan e-waste dengan beberapa cara. Pertama, membuat kategori khusus untuk e-waste agar tidak bercampur dengan sampah rumah tangga. Kedua, menerapkan prinsip EPR. Ketiga, menetapkan aturan pengolahan e-waste yang aman bagi lingkungan dan kesehatan. Keempat, perlindungan hukum terhadap pekerja informal yang berkaitan dengan e-waste.
Unduhan
Referensi
Book :
Efendi, J., & Ibrahim, J. (2018). Metode Penelitian Hukum Normatif dan Empiris. Kencana.
Journal Article :
Ahmad, F., Qureshi, M. I., Rawat, S., Alkharisi, M. K., & Alturki, M. (2025). E-waste in concrete construction: Recycling, applications, and impact on mechanical, durability, and thermal properties—A review. Innovative Infrastructure Solutions, 10(6). https://doi.org/10.1007/s41062-025-02038-2
Eckhardt, B., & Kaifie, A. (2024). Bridging the knowledge gap! Health outcomes in informal e-waste workers. Journal of Occupational Medicine and Toxicology, 19(1). https://doi.org/10.1186/s12995-024-00410-z
Ghosh, S. (2011). Electronic Waste Recycling for Developing Economies (Vol. 46, Issue 49, pp. 17–21).
Kabul, A. K., Lisa M. Lautetu, M. Bayu Rizky Prayoga, Caecilia Meyta R, & Defi Darylianty Debora. (2024). Evaluasi Pengelolaan Limbah Elektronik di Indonesia. Waste, Society and Sustainability, 1(1). https://doi.org/10.61511/wass.v1i1.2024.462
Kurniawan, K., Soefihara, M. D. A., Nababan, D. C., & Kim, S. (2022). Current status of the recycling of e-waste in Indonesia. Geosystem Engineering, 25(3–4), 83–94. https://doi.org/10.1080/12269328.2022.2142856
Leclerc, S. H., & Badami, M. G. (2023). Informal E-Waste Flows in Montréal: Implications for Extended Producer Responsibility and Circularity. Environmental Management, 72(5), 1032–1049. https://doi.org/10.1007/s00267-023-01857-2
Li, J., He, X., & Zeng, X. (2017). Designing and examining e-waste recycling process: Methodology and case studies. Environmental Technology (United Kingdom), 38(6), 652–660. https://doi.org/10.1080/09593330.2016.1207711
Lund, B. R. (2016). Issues with E-Waste: Applying the Tenets of the New Environmental Governance. Journal of Applied Security Research, 11(3), 362–384. https://doi.org/10.1080/19361610.2016.1178556
Niu, B., Xiao, J., Xu, Z., & Ruan, J. (2025). Tackling the complexity of e-waste for its reuse in functional materials. Nature Reviews Methods Primers, 5(1), 46. https://doi.org/10.1038/s43586-025-00423-w
Rahmadani, A. A. (2019). Tugas Akhir Studi Pengelolaan Sampah Elektronik (E-Waste) Rumah Tangga di Kota Yogyakarta Bagian Selatan. Universitas Islam Indonesia.
Ramírez Restrepo, A., & Baars, R. C. (2025). A comprehensive systematic review in e-waste studies: Themes beyond metrics. International Journal of Environmental Science and Technology, 22(8), 7459–7486. https://doi.org/10.1007/s13762-025-06349-w
Shahabuddin, M., Uddin, M. N., Chowdhury, J. I., Ahmed, S. F., Uddin, M. N., Mofijur, M., & Uddin, M. A. (2023). A review of the recent development, challenges, and opportunities of electronic waste (e-waste). International Journal of Environmental Science and Technology, 20(4), 4513–4520. https://doi.org/10.1007/s13762-022-04274-w
Smitty, C. ". (2015). The Economics of E-Waste and the Cost to the Environment. In ECONOMICS (Vol. 30, Issue 2, pp. 38–41).
Wang, P., Zhang, L. Y., Tzachor, A., & Chen, W. Q. (2024). E-waste challenges of generative artificial intelligence. Nature Computational Science, 4(11), 818–823. https://doi.org/10.1038/s43588-024-00712-6
Website :
Rahman, F. (2022, April 26). Sampah Elektronik dan Hak untuk Memperbaiki (Right to Repair). Pusat Studi Lingkungan Hidup UGM. https://pslh.ugm.ac.id/sampah-elektronik-dan-hak-untuk-memperbaiki-right-to-repair/
United Nations. (n.d.). Goal 12: Responsible Consumption and Production. United Nations Sustainable Development Goals. Retrieved August 3, 2025, from https://sdgs.un.org/goals
Universal Eco. (n.d.). Pengelolaan Limbah Elektronik: Bagaimana Negara Lain Mengelolanya? Universal Eco. Retrieved August 3, 2025, from https://www.universaleco.id/blog/detail/pengelolaan-limbah-elektronik-negara-lain/304
U.S. Environmental Protection Agency. (n.d.-a). Helping Communities Manage Electronic Waste. U.S. Environmental Protection Agency. Retrieved August 3, 2025, from https://www.epa.gov/sciencematters/helping-communities-manage-electronic-waste?utm_
U.S. Environmental Protection Agency. (n.d.-b). Our Mission and What We Do Our Mission. U.S. Environmental Protection Agency. Retrieved August 3, 2025, from https://www.epa.gov/aboutepa/our-mission-and-what-we-do
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Forschungsforum Law Journal

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Artikel ini diterbitkan di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0). Pembaca bebas menyalin, mendistribusikan ulang, mengubah, dan mengembangkan materi ini dalam media atau format apa pun, untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial. Syaratnya satu, cantumkan atribusi kepada penulis dan kepada Forschungsforum Law Journal, sertakan tautan ke lisensi, dan nyatakan apabila ada perubahan.
Penulis tetap berhak menggunakan kembali artikelnya sendiri dan menyimpannya di repositori institusi atau laman pribadi tanpa masa tunggu.

