Literasi Digital Berbasis Nilai Islami Untuk Menurunkan Fenomena Ovt Pada Remaja Putri Desa Rawapanjang
DOI:
https://doi.org/10.52958/abdikom.v4i1.13742Keywords:
literasi digital; OVT; verifikasi informasi; pemberdayaan komunitasnilai IslamiAbstract
Salimah merupakan organisasi perempuan Islam nasional yang berdiri sejak tahun 2000 di Jakarta dengan visi meningkatkan kualitas perempuan, anak, dan keluarga melalui dakwah, pendidikan, dan ekonomi. Jaringan Salimah telah berkembang ke 35 provinsi dengan cabang hingga tingkat ranting. Salah satu cabang lokal adalah Salimah Desa Rawapanjang, Bogor, yang berperan sebagai perpanjangan tangan visi pusat di tingkat komunitas. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi digital dan menurunkan fenomena OVT (Overthinking & Overtrusting) melalui penyuluhan, workshop verifikasi informasi, diskusi kelompok, serta praktik pembuatan konten positif. Peserta terdiri dari 18 pelajar SMP putri, 8 pelajar SMA putri. Metode yang digunakan meliputi pelatihan cek fakta, simulasi hoaks, serta evaluasi pra-pasca. Hasil menunjukkan peningkatan skor verifikasi informasi rata-rata sebesar 42% dan komitmen produksi konten positif meningkat signifikan. Program ini menegaskan pentingnya literasi digital berbasis nilai agama dan keluarga sebagai strategi membangun ketahanan komunitas di era informasi.
References
Abdillah, L.A. (2012). PDF article metadata harvester. Jurnal Komputer dan Informatika, 10(1), 1–7.
Afif, D. A., Ferina, A. T., Fahmi, A., Albab, M. U., & Nurmiah, E. (2024). Tantangan etis dalam pengguanaan jejaring sosial: A systematic literature review. Jupel, 6(3), Article 3570. https://doi.org/10.32520/jupel.v6i3.3570
Akbar, A., & Aminu, N. (2022). Penguatan literasi digital mahasiswa PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Buton. Abdi Das, 3(i), Article 627. https://doi.org/10.31004/abdidas.v3i3.627
Alfaridzi, G. R., Putri, E. M., & Sulistiasih. (2024). Social media effect terhadap mental health adolescen di Tengah Transformasi Digital: Studi Komprehensif tentang Psikologis dan Risiko Terjadinya. Observasi, 2(i3), Article 491. https://doi.org/10.61132/observasi.v2i3.491
Apriani, R., & Apriani. (2024). [Judul tidak lengkap dari citation]. Indigenous, 4(i2), Article 8024. https://doi.org/10.23917/indigenous.v4i2.8024
Blau, P.J. (2009). Friction Science and Technology: From Concepts to Applications (2nd ed.). New York: CRC Press.
Christina, R., Yuniardi, M. S., Prabowo, A. (2019). Hubungan tingkat neurotisme dengan Fear of Missing Out (FOMO) pada remaja pengguna aktif media sosial. Indigenous, 4(i2), Article 8024. https://doi.org/10.23917/indigenous.v4i2.8024
Diva, P. T., Anggari, R. S., & Haswita, H. (2023). Intensitas Penggunaan Media Sosial dengan Kesehatan Mental pada Remaja. Jikr, 10(i1), Article 184. https://doi.org/10.55500/jikr.v10i1.184
Husna [dan lainnya]. (2022). Urgensi Pendidikan Karakter dalam Mengembangkan Digital Citizenship yang Kritis. Edc, 18(i1), Article 14054. https://doi.org/10.29408/edc.v18i1.14054
Kominfo. (2022). Survei Status Literasi Digital Indonesia. Jakarta: Kementerian Komunikasi dan Informatika RI.
Nursanti, N. N. P., Handayani, H., Paramita, C., Tofanue, S., & Ramadhan, A. R. (2023). [Judul lengkap tidak lengkap]. Edc, 18(i1), Article 14054. https://doi.org/10.29408/edc.v18i1.14054
Pahruroji, M., Azhar, S. F., & Haras, K. A. (2023). Intensitas Penggunaan Teknologi Digital dan Implikasinya terhadap Perilaku serta Kesehatan Mental Remaja. Jdsb, 25(i4), Article 5179. https://doi.org/10.26623/jdsb.v25i4.5179
Parwitasari, T. A., Supanto, S., Ismunarno, I., Fitriany, R. A., & Budyatmojo, W. (2024). Pengaruh media sosial terhadap cyberbullying di kalangan remaja di Indonesia. JMK, 15(i2), Article 25330. https://doi.org/10.31764/jmk.v15i2.25330
Rahmadani, T. A., & Harahap, N. (2023). Dampak cyberbullying di media sosial pada perilaku reaktif remaja di Desa Sei Rotan. Jn, 8(i2), Article 2372. https://doi.org/10.33506/jn.v8i2.2372
Rustandi, R., & Hanifah, H. (2019). Dinamika Dakwah Komunitas Remaja Islam di kecamatan Pangalengan. Anigda, 19(i2), Article 7540. https://doi.org/10.15575/anigda.v19i2.7540
TafsirWeb. (2020). Tafsir QS. Al-Hujurat Ayat 6–7. Diakses dari https://tafsirweb.com
UNICEF. (2021). Childhood in a Digital World. New York: UNICEF.
Universitas Gadjah Mada. (2022). Studi Hoaks Kesehatan di Kalangan Remaja. Yogyakarta: UGM Press.
Virnanda, R. (2020). Hubungan antara kesepian dengan ketakutan akan ketidaknyamanan momo pada penggun Instagram di Samarinda. Psikoborneo, 8(i4), Article 5572. https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v8i4.5572
Wibisono, B. (2023). Digital literacy and community empowerment in Islamic organizations. Journal of Islamic Community Studies, 5(2), 45–60.
Wirawan, R., Wibisono, M.B (2017) Perancangan Aplikasi Sosial Media Untuk Analisis Berita Hoax. Prosiding Sintak.
Downloads
Published
Issue
Section
Categories
License
Copyright (c) 2026 Mohamad Bayu Wibisono, Ruth Mariana Bunga Wadu , Noor Falih, Kraugusteeliana Kraugusteeliana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.




