HUBUNGAN LITERASI KESEHATAN MENTAL DENGAN MEKANISME KOPING PADA SISWA SMA

Authors

  • Tesha Hestyana Sari Fakultas Keperawatan, Universitas Riau
  • Niken Yuniar Sari Fakultas Keperawatan, Universitas Riau
  • Jumaini Fakultas Keperawatan, Universitas Riau
  • Veny Elita Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Abstract

Masalah kesehatan mental pada remaja semakin meningkat dan menjadi perhatian serius, terutama pada siswa SMA yang berada dalam fase perkembangan psikososial penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara literasi kesehatan mental dengan mekanisme koping pada siswa SMA di Pekanbaru. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 364 siswa SMA yang dipilih melalui teknik proportional random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi kuesioner literasi kesehatan mental dan mekanisme koping. Kuesioner literasi kesehatan mental menggunakan Mental Health Literacy Scale (MHLS) versi Bahasa Indonesia yang telah diadaptasi dan divalidasi oleh peneliti Indonesia, dengan total 35 item dan reliabilitas Cronbach’s alpha sebesar 0,77. Kuesioner ini mencakup aspek pengenalan gangguan mental, pengetahuan, sikap, dan pencarian bantuan. Sementara itu, pengukuran mekanisme koping mengacu pada teori Lazarus & Folkman, terdiri dari 20 item yang mengevaluasi strategi problem-focused dan emotion-focused  coping, dengan uji coba menunjukkan nilai reliabilitas sebesar 0,81. Hasil analisis data menggunakan uji chi-square menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat literasi kesehatan mental dengan mekanisme koping (p = 0,000). Mayoritas siswa dengan literasi tinggi menunjukkan mekanisme koping adaptif. Temuan ini menunjukkan pentingnya peningkatan literasi kesehatan mental dalam mendukung mekanisme koping remaja. Rekomendasi dari hasil penelitian ini adalah perlunya pengembangan program literasi kesehatan mental yang terintegrasi dalam kurikulum sekolah dan dukungan lintas sektor untuk memperkuat ketahanan psikologis remaja.

Downloads

Published

2025-12-31