Abstract
Prediabetes adalah suatu kondisi medis di mana kadar gula darah seseorang lebih tinggi dari normal, tetapi belum cukup tinggi untuk dikategorikan sebagai diabetes tipe 2. Ini merupakan tahap awal gangguan metabolisme glukosa dan menjadi faktor risiko penting untuk berkembangnya diabetes tipe 2, penyakit kardiovaskular, dan komplikasi metabolik lainnya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan deteksi dini terhadap risiko diabetes mellitus pada lansia melalui penyuluhan dan pemeriksaan kadar hemoglobin terglikasi (HbA1c). Kegiatan dilakukan pada 29 orang lansia di RW 07 Kelurahan Cililitan, terdiri dari 14 laki-laki dan 15 perempuan. Pemeriksaan HbA1c dikategorikan berdasarkan kriteria WHO: normal (<5,7%), prediabetes (5,7–6,5%), dan diabetes (>6,5%). Hasil menunjukkan bahwa sebanyak 21 lansia (72%) memiliki kadar HbA1c normal, sedangkan 8 orang (28%) termasuk dalam kategori prediabetes. Tidak ditemukan kasus diabetes pada populasi ini. Berdasarkan jenis kelamin, 3 dari 14 laki-laki (21,4%) dan 4 dari 15 perempuan (26,7%) termasuk dalam kelompok prediabetes. Temuan ini mendorong dilakukannya intervensi edukatif terhadap kelompok prediabetes, berupa penyuluhan mengenai gaya hidup sehat yang mencakup pola makan dengan indeks glikemik rendah, peningkatan konsumsi serat, aktivitas fisik rutin, serta penghindaran rokok. Intervensi ini diharapkan dapat mencegah progresi prediabetes menjadi diabetes mellitus pada populasi lansia.
References
American Diabetes Association. 2024. ‘Diagnosis and Classification of Diabetes: Standards of Care in Diabetes’. Diabetes care 47(Suppl 1): S20–42.
Anggraini, Rahayu, Ima Nadatein, and Puji Astuti. 2020. ‘Relationship of HbA1c with Fasting Blood Glucose on Diagnostic Values and Lifestyle in Type II Diabetes Mellitus Patients’. Medicra (Journal of Medical Laboratory Science/Technology) 3(1): 5–11.
Budiastutik, Indah, Martha I Kartasurya, Hertanto W Subagio, and Bagoes Widjanarko. 2022. ‘High Prevalence of Prediabetes and Associated Risk Factors in Urban Areas of Pontianak, Indonesia: A Cross-Sectional Study.’ Journal of obesity 2022: 4851044.
Khan, Radia Marium Modhumi et al. 2019. ‘From Pre-Diabetes to Diabetes: Diagnosis, Treatments and Translational Research’. Medicina 55(9). https://www.mdpi.com/1648-9144/55/9/546.
Knowler, William C et al. 2002. ‘Reduction in the Incidence of Type 2 Diabetes with Lifestyle Intervention or Metformin.’ The New England journal of medicine 346(6): 393–403.
Kusuma, Irma Surya, and Syahrizal Syarif. 2023. ‘Predictors of Prediabetes and Undiagnosed Diabetes Mellitus Based on HbA1c Levels in Indonesia’. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat 14(2): 185–97.
Lestari, Wuni Sri et al. 2022. ‘Pengendalian Gula Darah Pada DM Tipe 2 Dengan Pemeriksaan HbA1c Di Rumah Sakit’. Journal of Telenursing (JOTING) 4(2): 661–67.
Meilawati, Serra. 2020. ‘Studi Literatur Efek Modifikasi Gaya Hidup Secara Intensif Pada Prediabetes’. Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan 7(4): 579–83.
Papunen, Sanna et al. 2020. ‘The Association between Diabetes and Cognitive Changes during Aging.’ Scandinavian journal of primary health care 38(3): 281–90.
Prabawati et al. 2023. ‘Waspadai Prediabetes Dan Cegah Gaya Hidup Sedentary Pada Usia Remaja’. Prosiding SENAPAS 1(1): 197–201. https://ojs.uajy.ac.id/index.php/SENAPAS/article/view/7386.
Setiawan, Meddy. 2011. ‘Pre Diabetes Dan Peran HbA1C Dalam Skrining Dan Diagnosis Awal DM’.
Sigal, Ronald J et al. 2006. ‘Physical Activity/Exercise and Type 2 Diabetes: A Consensus Statement from the American Diabetes Association.’ Diabetes care 29(6): 1433–38.
Soeatmadji, Djoko Wahono et al. 2023. ‘Clinicodemographic Profile and Outcomes of Type 2 Diabetes Mellitus in the Indonesian Cohort of DISCOVER: A 3-Year Prospective Cohort Study.’ Journal of the ASEAN Federation of Endocrine Societies 38(1): 68–74.
Wulandari, Ida Ayu Trisna, Sianny Herawati, and I Nyoman Wande. 2020. ‘Gambaran Kadar Hba1C Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe Ii Di Rsup Sanglah Periode Juli-Desember 2017’. Jurnal Medika Udayana 9(1): 71–75.