Membangun Engagement Melalui Platform Digital (Studi Kasus Flip sebagai Start-Up Fintech)

Intan Putri Cahyani

Sari


Hadir sebagai startup lokal, Flip memberikan warna baru di dunia Fintech (Financial Technology) dengan menyediakan layanan transfer antar bank bebas biaya admin. Flip tidak hanya berfokus pada pengembangan core business, namun juga menyadari bahwa berkomunikasi dengan target audiens adalah penting. Saat ini Flip telah memiliki website dan media sosial yang dikelola dalam membangun digital engagement. Engagement ini sangat penting bagi seorang PR sebagai dasar strategi komunikasi jangka. Oleh karena itu peneliti tertarik untuk melakukan studi tentang bagaimana Flip sebagai start-up local di bidang Fintech membangun digital engagement melalui berbagai aktivitas Public Relations di berbagai platform. Tipe penelitian ini merupakan studi deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui metode (1) observasi melalui website dan social media monitoring dan (2) wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Flip sangat menyadari komunikasi berperan penting dalam sustainability bussiness. Saat ini Flip telah menggunakan platform digital untuk menyampaikan segala sesuatu yang baru tentang produk mereka, sekaligu membentuk mutual understanding melalui percakapan yang dibangun. Dengan segala keterbatasan sumber daya yang dimiliki, peringkat website flip.id telah meningkat 32% selama periode Januari – Maret 2020) dengan mencapai sekitar 63.330 pengunjung dan 139.350 hits setiap bulan. Secara garis besar konten-konten yang mendapatkan engagement tertinggi antara lain giveaway, tips dan challenge dan di antara semua media sosial yang digunakan Flip, Instagram memiliki rata-rata engagement tertinggi yaitu mencapai 60%. Dalam berbagai aktivitas online yang dilakukan Flip untuk membangun engagement ke target audiens dimetaforakan selayaknya pertemanan dimana mereka berusaha hadir untuk memberikan manfaat. Flip sendiri juga bekerja sama dengan Social Media Influencer (SMI) berupa Micro Influencer yaitu mereka yang punya expertise atau keahlian di bidang keuangan dengan follower yang segmented dan terbukti cukup efektif dalam membangun engagement.


Kata Kunci


public relations, start-up, fintech, digital engagement, media sosial

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Arner, D. W., Barberis, J., & Buckley, R. P. (2015). The evolution of Fintech: A new post-crisis paradigm. Geo. J. Int'l L., 47, 1271.

Avery, E. J., & Graham, M. W. (2013). Political public relations and the promotion of participatory, transparent government through social media. International Journal of Strategic Communication, 7(4), 274–291. doi:10.1080/1553118X.2013.824885.

Botan, C. H., & Taylor, M. (2004). Public relations: State of the field. Journal of Communication, 54(4), 645–661. doi:10.1111/j.1460-2466.2004.tb02649.x

Boyle, E. (2003). A study of entrepreneurial brand building in the manufacturing sector in the UK. Journal of Product & Brand Management, 12, 79–93.doi:10.1108/10610420310469779

Bresciani, S., & Eppler, M. J. (2010). Brand new ventures? Insights on start‐ups' branding practices. Journal of Product & Brand Management.

Chen, Z. F., Ji, Y. G., & Men, L. R. (2017). Strategic Use of Social Media for Stakeholder Engagement in Startup Companies in China. International Journal of Strategic Communication, 11(3), 244–267. https://doi.org/10.1080/1553118X.2017.1298114

Devin, B. L., & Lane, A. B. (2014). Communicating engagement in corporate social responsibility: A meta-level construal of engagement. Journal of Public Relations Research, 26(5), 436–454. doi:10.1080/1062726X.2014.956104

Heath, R. L. (2006). Onward into more fog: Thoughts on public relations’ research directions. Journal of Public Relations Research, 18(2), 93–114. doi:10.1207/s1532754xjprr1802_2

Heath, R. L. (2014,May). Public relations’ role in engagement: Functions, voices, and narratives. Paper presented at the Engagement as strategy, theory and practice. ICA preconference 2014, Seattle, WA.

Ji, Y. G., Li, C., North, M., & Liu, J. (2015). Staking reputation on stakeholders: How does stakeholders’ Facebook engagement help or ruin a company’s reputation? Public Relations Review 41(1), 201–215. doi:10.1016/j.pubrev.2016.12.004bk_AQCmts12b

Khan, G. F. (2017). Social media for Government. Springer Books.

Kriyantono, R. (2020). Teknik Praktis Riset Komunikasi. Jakarta: Kencana Prenada Media Group

Li, Y., Spigt, R., and Swinkels, L., (2017). The Impact of FinTech Start-Ups on Incumbent Retail Banks’ Share Prices, Financial Innovation, 26, 1-16.

Lovejoy, K., Waters, R. D., & Saxton, G. D. (2012). Engaging stakeholders through Twitter: How nonprofit organizations are getting more out of 140 characters or less. Public relations review, 38(2), 313-318

Narayan, S., Sahminan, S., (2018). Has FinTech Influenced Indonesia’s Exchange Rate and Inflation? Bulletin of Monetary Economics and Banking (Buletin Ekonomi Moneter dan Perbankan), 21, 303-322

Natalia, D., & Shihab, M. (2018). Public Relations Strategies to Built Financial Technology (Fintech) Awareness The lKoinworksr Way. 260(Icomacs), 254–257. https://doi.org/10.2991/icomacs-18.2018.62

Yin, R. K. (2006). Studi kasus: desain dan metode. Raja Grafindo Persada. Jakarta.

https://flip.id/




DOI: http://dx.doi.org/10.33822/jep.v3i2.1668

Article Metrics

Sari view : 246 times
PDF - 118 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Terindex : ____________________________________________________________________________________________________________________________________________________ 

      


Creative Commons License


This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UPN Veteran Jakarta