Komunikasi Nonverbal dalam Budaya Banten (Studi Etnografi Komunikasi pada Jawara Banten)

Ratu Laura Baskara, Lukman Saleh Waluyo

Sari


Komunikasi merupakan cerminan nilai sebuah budaya. Melalui komunikasi, kita dapat mengetahui apa yang diutamakan dan dianggap penting oleh sebuah budaya. Setiap budaya memiliki bentuk komunikasi yang berbeda-beda. Masyarakat Banten terkenal dengan gaya komunikasi yang langsung, terbuka, dan memiliki intonasi yang cukup tinggi. Meskipun demikian, dalam kehidupan sehari-hari, Banten mempunyai hierarki sosial dan berperilaku berdasarkan norma adat dan agama yang kuat. Oleh karena itu, komunikasi nonverbal peranan penting dalam budaya Banten. Jawara merupakan salah satu golongan dalam masyarakat Banten yang menjadi identitas budaya Banten. Jawara memiliki karakter yang khas. Mereka terkenal dengan pakaian seragam serba hitam, gemar membawa benda tajam, ekspresi wajah yang keras, serta gestur dan postur yang kuat. Komunikasi nonverbal yang dilakukan oleh para Jawara menjadi identitas penting dalam budaya Banten tersebut.  Penelitian ini ingin mengetahui bagaimana makna komunikasi nonverbal yang dilakukan oleh para Jawara Banten. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini menggunakan metode etnografi komunikasi untuk memahami pola komunikasi nonverbal pada Jawara Banten. Berdasarkan hasil penelitian diketahui komunikasi nonverbal yang dilakukan para Jawara Banten merupakan simbol dari citra agama, kekuatan, dan kepercayaan (magis).

 

Kata kunci: komunikasi nonverbal, budaya, Jawara Banten


Teks Lengkap:

PDF (English)

Article Metrics

Sari view : 582 times
PDF (English) - 934 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.