PERBEDAAN KECEMASAN KELUARGA PASIEN GANGGUAN JIWA SAAT PASIEN RAWAT INAP DAN MENJELANG PULANG DI RSUD BANYUMAS

Gun Adi Komara, Keksi Girindra Swasti, Wahyu Ekowati

Sari


Latar belakang: Gangguan jiwa merupakan penyakit mental dimana keluarga memiliki peranan yang besar pada proses penyembuhan. Namun ketika pasien melakukan perawatan, keluarga dapat mengalami masalah seperti kecemasan. Kecemasan terjadi pada keluarga saat pasien menjalani rawat inap dan saat pasien menjelang pulang dari Instalasi Pelayanan Kesehatan Jiwa Terpadu.  Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perbedaan skor kecemasan keluarga saat pasien gangguan jiwa menjalani rawat inap dengan saat pasien menjelang pulang dari Instalasi Pelayanan Kesehatan Jiwa Terpadu. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling dalam periode 30 Maret-30 April 2015 di RSUD Banyumas dan diperoleh 32 keluarga. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner HARS yang telah dimodifikasi. Analisis data menggunakan uji t berpasangan. Hasil: Rerata skor kecemasan keluarga saat pasien menjalani rawat inap adalah 20, sedangkan rerata skor kecemasan keluarga saat pasien menjelang pulang adalah 15,18. Hasil uji t berpasangan antara skor kecemasan keluarga saat pasien menjalani rawat inap dan menjelang pulang diperoleh nilai p=0,000 (p < 0,05).   Kesimpulan: Ada perbedaan skor kecemasan keluarga pasien gangguan jiwa, dimana skor kecemasan keluarga saat pasien gangguan jiwa menjalani rawat inap lebih besar dibandingkan dengan skor kecemasan keluarga saat pasien menjelang pulang dari Instalasi Pelayanan Kesehatan Jiwa Terpadu.

Kata Kunci


gangguan jiwa, kecemasan, keluarga

Teks Lengkap:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.52020/jkwgi.v2i2.855

Article Metrics

Sari view : 284 times
PDF - 583 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

View My Stats