Unsur Religiusitas dalam Program Bela Negara sebagai Sarana Pencegahan Korupsi di Indonesia

raden mas indrawan

Abstract


Bela negara adalah konsep yang sangat terkait dengan Sistem Pertahanan Negara. Sistem Pertahanan Negara Indonesia adalah sistem pertahanan yang bersifat semesta, yang melibatkan seluruh warga negara, wilayah dan sumber daya nasional lainnya. Korupsi adalah lawan dari core value bangsa, yaitu bertentangan dengan kepentingan nasional dan semangat kebangsaan, serta tidak sesuai dengan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia. Untuk itu, korupsi adalah ancaman bagi pertahanan dan keamanan negara kita. Perilaku korupsi merupakan bentuk tindakan yang bertentangan dengan upaya bela negara. Program bela negara akan menekankan pada diseminasi nilai-nilai nasionalisme dan cinta tanah air. Nilai-nilai yang ditanamkan dalam program bela negara diharapkan dapat mencegah budaya korupsi menyebar kepada seluruh insan masyarakat. Dimasukkannya unsur-unsur semangat kebangsaan, cinta tanah air, dan nasionalisme dalam program bela negara akan menjadi lebih lengkap jika ada tambahan unsur religiusitasnya. Dalam hal ini tentunya muatan agama Islam akan lebih banyak disampaikan karena mayoritas penduduk Indonesia adalah warga Muslim. Tulisan ini ingin menawarkan sebuah cara baru mencegah korupsi, yaitu melalui program bela negara. Apalagi, penulis mengusulkan agar di dalam program bela negara dimasukkan materi khusus tentang religiusitas, terutama Islam, dan kaitannya dengan rasa cinta tanah air, sebagai upaya mencegah semakin suburnya praktik korupsi di Indonesia.Bela negara adalah konsep yang sangat terkait dengan Sistem Pertahanan Negara. Sistem Pertahanan Negara Indonesia adalah sistem pertahanan yang bersifat semesta, yang melibatkan seluruh warga negara, wilayah dan sumber daya nasional lainnya. Korupsi adalah lawan dari core value bangsa, yaitu bertentangan dengan kepentingan nasional dan semangat kebangsaan, serta tidak sesuai dengan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia. Untuk itu, korupsi adalah ancaman bagi pertahanan dan keamanan negara kita. Perilaku korupsi merupakan bentuk tindakan yang bertentangan dengan upaya bela negara. Program bela negara akan menekankan pada diseminasi nilai-nilai nasionalisme dan cinta tanah air. Nilai-nilai yang ditanamkan dalam program bela negara diharapkan dapat mencegah budaya korupsi menyebar kepada seluruh insan masyarakat. Dimasukkannya unsur-unsur semangat kebangsaan, cinta tanah air, dan nasionalisme dalam program bela negara akan menjadi lebih lengkap jika ada tambahan unsur religiusitasnya. Dalam hal ini tentunya muatan agama Islam akan lebih banyak disampaikan karena mayoritas penduduk Indonesia adalah warga Muslim. Tulisan ini ingin menawarkan sebuah cara baru mencegah korupsi, yaitu melalui program bela negara. Apalagi, penulis mengusulkan agar di dalam program bela negara dimasukkan materi khusus tentang religiusitas, terutama Islam, dan kaitannya dengan rasa cinta tanah air, sebagai upaya mencegah semakin suburnya praktik korupsi di Indonesia.


Full Text:

pdf

References


Berita Sore. “Wamenhan: Sikap Bela Negara Tekan Korupsi”, dalam http://beritasore.com/2012/12/19/wamenhan-sikap-bela-negara-tekan-korupsi/ , diunduh pada 17 Januari 2017.

Djaja, Ermansyah. Memberantas Korupsi bersama KPK: Kajian Yuridis Normatif UU Nomor 31 tahun 1999 juncto UU Nomor 20 tahun 2001 Versi UU Nomor 30 tahun 2002, (Jakarta: Sinar Grafika, 2009).

Hag, Hamka. Pancasila 1 Juni & Syariat Islam, (Jakarta: RMBOOKS, 2011).

Helmanita, Karlina dan Sukron Kamil (ed). Pendidikan Antikorupsi di Perguruan Tinggi, (Jakarta: CSRC UIN, 2011).

Holsti, Kalevi J. International Politics: A Framework of Analysis, (New Delhi: Prentice Hall, 1981).

Indrawan, Jerry. “Kepemimpinan Berbasis Pemberdayaan dalam Alih Teknologi: Sebuah Upaya Meningkatkan Kualitas SDM Pertahanan Indonesia”, Jurnal Pertahanan, Vol. 5, No. 1, 2015.

Jurnal Patroli News. “Pemberantasan Korupsi Sebagai Wujud Bela Negara“, dalam http://jurnalpatrolinews.com/2015/05/07/pemberantasan-korupsi-sebagai-wujud-bela-negara/, diunduh pada 10 Januari 2017.

Muzakkar, Milastri. Udah Kenal dengan Pendiri Indonesia?, (Yogyakarta: Naufan Pustaka, 2014).

Pulungan, Suyuthi. Fiqh Siyasah Ajaran Sejarah dan Pemikiran, (Jakarta: Rajawali Press, 2005).

Soewarno, dkk. Pancasila Bung Karno, (Jakarta: Paksi Bhinneka Tunggal Ika, 2005).

Transparency International Indonesia. “Corruption Perceptions Index 2015: Perbaiki Penegakan Hukum, Perkuat KPK, Benahi Layanan Publik”, dalam http://www.ti.or.id/index.php/publication/2016/01/27/corruption-perceptions-index-2015, diunduh 21 Januari 2017.

Tribun News. “Pemberantasan Korupsi Termasuk Wujud Bela Negara”, dalam http://www.tribunnews.com/nasional/2012/12/19/pemberantasan-korupsi-termasuk-wujud-bela-negara, diunduh pada 10 Januari 2017.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.