UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK KULIT APEL (Malus sylvestris-mill) VAR. Rome Beauty TERHADAP KADAR ENZIM SGPT TIKUS (Rattus norvegicus) GALUR WISTAR YANG DIINDUKSI CCL4 (KARBON TETRA KLORIDA)

Hany Yus, Vina Devi Octaviany, Kristina Simanjuntak

Sari


  1. Hepar adalah organ terbesar yang paling sering menerima jejas karena merupakan  pintu utama bagi  semua bahan yang masuk ke dalam tubuh melalui saluran cerna. Karbontetrachloride (CCl4) adalah senyawa kimia yang dapat menginduksi kerusakan hati. Antioksidan yang berasal dari buah-buahan, misalnya buah apel dapat digunakan sebagai alternatif pengobatan alami untuk mengurangi kerusakan hati. Ketika memakan buah apel beberapa orang memiliki kebiasaan untuk membuang kulitnya padahal kulit apel mengandung antioksidan yang tinggi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh dari ekstrak kulit buah apel var. rome beauty terhadap kadar SGPT tikus (Rattus norvegicus) yang diinduksi oleh CCl4. Penelitian ini menggunakan 25 ekor tikus galur wistar dibagi menjadi 5 kelompok secara acak, yaitu kelompok kontrol positif, kontrol negatif, ekstrak kulit apel var. rome beauty dosis I (0,12 mg/kgBB), dosis II (0,24 mg/kgBB), dan dosis III (0,49 mg/kgBB). Dengan menggunakan uji one way anova didapatkan nilai signifikansi alpha sebesar 0,000 (P<0,000) artinya terdapat perbedaan efektivitas yang bermakna antar kelompok. Dari hasil analisis uji pos hoc terdapat perbedaan yang bermakna antara kelompok kontrol positif dengan kelompok perlakuan ekstrak kulit apel var. rome beauty dosis I, dosis II dan dosis III (P<0,05), artinya ekstrak kulit apel var. rome beauty dosis I,  II dan III dapat menurunkan enzim SGPT tikus (Rattus norvegicus) yang diinduksi CCl4.

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

 


Gedung Wahidin Sudirohusodo, Fakultas Kedokteran UPN Veteran Jakarta

Jl. RS Fatmawati No 1, Pondok Labu, Jakarta Selatan

Phone: 021-7656904 ; Fax: 021-7692860