INTERPRETASI SLOGAN IKLAN ROKOK GUDANG GARAM “PRIA PUNYA SELERA” PADA KALANGAN REMAJA

Azwar Azwar, Denny Wahyudhi, Muhamad Gibraltar, Girindra Adyapradana

Sari


Tingginya angka konsumsi rokok di kalangan remaja Indonesia menimbulkan kekhawatiran bagi banyak pihak. Namun yang mengherankan, justru iklan-iklan rokok di Indonesia masih bisa ditemukan di berbagai media. Salah satunya adalah slogan dalam iklan rokok yang berbunyi “Pria Punya Selera”. Penelitian ini mengungkap bagaimana pengaruh iklan tersebut terhadap remaja di Indonesia. Selain itu penelitian ini melihat bentuk komunikasi yang menjelaskan pemaknaan remaja terhadap slogan iklan rokok di kalangan remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan (paradigma)  kritis dengan metodologi kualitatif. Peneliti melakukan penggalian data kepustakaan, observasi di lapangan dan wawancara mendalam dengan informan. Penelitian ini menggunakan teori interaksionisme simbolik dari George Herbert Mead. Mead menyatakan konsep ‘mind’ ‘self’, dan ‘society’ untuk mengungkap makna dalam sebuah iklan. Penelitian ini menunjukkan bahwa berbagai macam jenis society yang muncul dari para informan, yang mentransformasikan diri informan menjadi seorang perokok aktif. Sementara itu kebiasaan merokok di kalangan remaja merupakan preferensi dari rasa, serta tanggapan terhadap significant symbol seperti kemasan rokok. Sedangkan Me dapat berwujud anjuran orang tua untuk tidak merokok, dan tawaran dari teman. Dalam konsep Mind, dapat ditafsirkan berbagai variasi pandangan yang muncul terhadap seorang perokok. Tayangan iklan rokok mempengaruhi dan meningkatkan persepsi diri dalam informan, bahwa merokok adalah keren atau maco. 


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by4.footer##

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

FISIP UPNVJ